Dark/Light Mode

PP GPI: Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Ancaman Nyata Keamanan Nasional

Rabu, 4 November 2026 21:28 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) Khoirul Amin (Foto: Dok. GPI)
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) Khoirul Amin (Foto: Dok. GPI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Khoirul Amin, menegaskan komitmen organisasinya dalam mengawal penegakan hukum dan supremasi hukum di Indonesia tanpa pandang bulu.

Hal ini disampaikan Khoirul Amin menanggapi kasus dugaan penyadapan ilegal kepada Presiden Prabowo Subianto yang menyeret sejumlah perwira tinggi kepolisian, termasuk Jenderal LSP. Ia menegaskan, penyadapan secara ilegal adalah ancaman nyata bagi keamanan nasional.

“Kami menilai bahwa praktik penyadapan tanpa izin sah adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, privasi warga negara, serta ancaman nyata bagi keamanan nasional dan meruntuhkan integritas lembaga penegak hukum,” tegasnya, saat menyampaikan keterangan resmi, di Markas PP GPI, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026), 

Baca juga : Perkuat Konsolidasi Kekuasaan Prabowo untuk Percepat Penyelesaian Persoalan Bangsa

Khoirul Amin mengecam keras tindakan kotor oknum jenderal tersebut. Bagi PP GPI, mereka bukanlah aparat pelindung rakyat, melainkan jenderal-jenderal hitam yang terbukti merusak marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mereka sudah kehilangan jiwa nasionalisme, tidak lagi berjiwa Merah Putih, dan tega menggadaikan sumpah jabatan demi kepentingan syahwat kekuasaan,” ucap Amin, dengan nada berapi-api.

Oleh karena itu, PP GPI menuntut agar para oknum perwira tinggi yang terlibat penyadapan ilegal itu segera diseret ke meja hijau dan dihukum seberat-beratnya.

Baca juga : Bahas Dugaan Penyadapan Presiden, Gerindra Siapkan Konsolidasi Internal

“Kami menilai hukuman mati sepadan dengan pengkhianatan yang luar biasa terhadap negara, penyalahgunaan kekuasaan, serta ancaman nyata yang mereka timbulkan terhadap stabilitas keamanan nasional,” usulnya.

PP GPI juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Meskipun baru 34 hari memegang tampuk kepemimpinan tertinggi di Polri, Jenderal Suyudi langsung tancap gas dan sukses mencetak hattrick prestasi lewat tindakan tegas dan keberaniannya membersihkan internal kepolisian.

"Sikap tegas dan keberanian luar biasa dari Kapolri baru patut kita banggakan dan dukung penuh. Ini adalah angin segar agar Polri benar-benar bertransformasi menjadi institusi yang bersih, profesional, semakin dekat, dicintai, serta mampu mengayomi rakyat secara nyata," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.