Dark/Light Mode

7 Rekor Gunung Api di Indonesia: Dari Yang Tertinggi Hingga Paling Lama Tidur

Minggu, 8 November 2026 18:26 WIB
Gunung Rinjani di NTB, terkenal dengan danau kaldera yang indah. (Foto: IG Badan Geologi)
Gunung Rinjani di NTB, terkenal dengan danau kaldera yang indah. (Foto: IG Badan Geologi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia memiliki deretan gunung api dengan keunikan dan keindahan yang luar biasa. Ada gunung api dengan letusan terbesar, termuda, hingga paling lama tertidur.

Tak hanya menyimpan kisah aktivitas vulkanik yang menakjubkan, gunung api Indonesia juga menghadirkan keindahan alam, dengan berbagai kaldera indah yang menjadi rujukan pariwisata.

Namun, di balik keindahannya, gunung api tetap memiliki potensi bahaya. Karena itu, penting bagi kita untuk mengenal karakteristiknya sekaligus meningkatkan kewaspadaan.

Berikut 8 catatan rekor gunung api Indonesia, seperti dilansir Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui akun Instagram resminya, Minggu (8/11/2026):

1. Gunung Api dengan Letusan Terbesar Sepanjang Sejarah

Erupsi eksplosif Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada April 1815, merupakan salah satu letusan vulkanik terbesar dalam sejarah. Erupsi eksplosif ini membentuk kaldera sekitar 6 km dengan kedalaman 1.250 m, serta menyebarkan abu dan aerosol vulkanik ke atmosfer hingga berdampak global.

Baca juga : Kementerian ESDM Serahkan 137 Hektare Lahan Eks Tambang kepada Kemhan

Alhasil, tahun 1816 dikenal sebagai Tahun Tanpa Musim Panas di berbagai wilayah belahan bumi utara.

2. Gunung Api Pemicu Tsunami Terdahsyat

Gunung Krakatau di Selat Sunda, Provinsi Lampung mengalami erupsi dahsyat pada tahun 1883, hingga menyebabkan runtuhnya sebagian tubuh gunung ke laut dan memicu serangkaian tsunami besar di sekitar wilayahnya. 

Gelombang tsunami yang mencapai ketinggian lebih dari 30 meter di sejumlah wilayah pesisir, menelan puluhan ribu korban jiwa.

Peristiwa ini menjadi salah satu contoh besar keterkaitan antara aktivitas gunung api dan bahaya tsunami.

3. Gunung Api Termuda

Gunung Anak Ranakah yang terbentuk dari kubah lava di kompleks vulkanik Poco Leok/Ranakah, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat erupsi 1987-1988, merupakan gunung api termuda di Indonesia.

4. Gunung Api Terunik

Baca juga : Pasokan Nikel Berlebih, Bahlil Siapkan Pengetatan RKAB untuk Jaga Harga

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu gunung api unik di Indonesia dengan karakter erupsi khas, terutama pertumbuhan kubah lava yang dapat memicu guguran lava dan awan panas.

Aktivitasnya yang cenderung berulang dan relatif mudah diamati, menjadikan Merapi sebagai salah satu laboratorium alam penting untuk mempelajari perilaku gunung api, serta menjadi perhatian vulkanolog dari berbagai negara.

5. Gunung Api dengan Kaldera Terkenal

Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki keindahan yang terbentuk dari perpaduan puncak vulkanik, dinding kaldera, Danau Segara Anak, dan Gunung Barujari dalam satu bentang alam.

Lanskap vulkanik yang berpadu dengan ekosistem pegunungan, menjadikan Rinjani salah satu kawasan gunung api paling ikonik di Indonesia.

6. Gunung Api Paling Lama Tertidur

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara pernah mengalami masa dormansi selama lebih dari 400 tahun, sebelum kembali erupsi pada tahun 2010.

Baca juga : Produksi Batubara Direm, Pendapatan Negara Naik

Aktivitas tersebut menjadi pengingat bahwa gunung api yang lama tidak menunjukkan erupsi, tetap dapat kembali aktif.

7. Gunung Api Tertinggi

Gunung Kerinci yang berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, tepatnya di perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat, tercatat sebagai gunung api tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.805 mdpl. Mengungguli Gunung Rinjani di NTB dan Gunung Semeru di Jawa Timur, yang masing-masing memiliki ketinggian 3.726 mdpl dan 3.676 mdpl.

Gunung Kerinci dikelilingi hutan hujan tropis yang masuk dalam situs Warisan Dunia UNESCO. Gunung ini menjadi rumah bagi satwa langka seperti harimau dan badak Sumatera.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.