Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR pada Rabu (30/9), Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengungkap, sebanyak 2.030 pekerja hulu migas terpapar Covid-19 hingga 28 September 2020.
Dari total kasus Covid-19 tersebut, sebanyak 738 orang masih positif dan menjalankan perawatan dan isolasi, 1.283 orang sembuh, dan 9 orang meninggal dunia.
Baca juga : Satu Lagi, Cakada Meninggal Karena Terpapar Covid-19
SKK Migas sendiri, telah melakukan berbagai upaya demi menekan angka penyebaran Covid-19 yang terus meningkat sejak awal kasus.
"Memang, ada penambahan-penambahan signifikan di waktu-waktu terakhir. Ini terus kita lakukan mitigasi. Kami laporkan bahwa kumulatif yang positif adalah 2.030," ungkap Dwi.
Baca juga : Satu WNI Jamaah Tabligh Meninggal di Chennai
Berdasarkan data sebaran kasus, 9 orang yang meninggal berasal dari BP Berau (1), Pertamina EP (1), PHE Oses (1), PT PHKT (1), PT Chevron Pacific Indonesia (2), dan EMP Bentu Ltd (2), PT PHE HO (1). [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya