Dark/Light Mode

Rekor Tertinggi Covid-19 Jakarta, Hari Ini Nambah 3.476 Kasus

Rabu, 13 Januari 2021 19:46 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Ist)
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan rekor terbaru kasus Covid-19 di Ibu Kota Jakarta. Hari ini, Rabu (13/1) kasus konfirmasi Covid-19 nambah 3.476 orang. Rekor penambahan kasus sebelumnya hanya 2.900 kasus dalam sehari.

"Hasil hari ini cukup tinggi ya," ungkap Wagub setelah memantau protokol kesehatan di Mal Ciputra, Jakarta Selatan, Rabu (13/1).

Wagub beralasan, penambahan kasus hari ini melonjak karena ada akumulasi dari tujuh rumah sakit yang baru melaporkan hasil tes swab mereka sepekan terakhir. Selain itu, penambahan kasus disebabkan peningkatan tes PCR yang dilakukan pemerintah hingga mencapai 119.737 orang dalam sepekan terakhir.

Berita Terkait : Tetap Terapkan Prokes Di Rumah!

Peningkatan tes disebutnya menjadi upaua penting untuk memastikan pencegahan penularan wabah. "Kami selalu berupaya meningkatkan testing. Dengan mengetahui titik penyebaran Covid-19 kami bisa lebih cepat melakukan upaya pencegahan," pungkas Wagub.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 15.530 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 14.312 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.877 positif dan 11.435 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 3.476 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 599 kasus dari 1 RS BUMN 7 hari terakhir yang baru dilaporkan," ungkap Dwi dalam siaran persnya, Rabu (13/1).

Berita Terkait : Erick Thohir: Vaksin Covid-19 Pakai Barcode, Ini Alasannya?

Sementara itu, untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 218.001. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 114.926. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 471 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 19.459 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 214.728 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 191.635 dengan tingkat kesembuhan 89,2 persen dan total 3.634 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 perse. Tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9 persen. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 15,1 persen. Sementara  persentase kasus positif secara total sebesar 9,3 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. [FAQ]