Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Erick Thohir: Vaksin Covid-19 Pakai Barcode, Ini Alasannya?
Jumat, 8 Januari 2021 21:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah telah menyiapkan kode di setiap dosis vaksin Covid-19 untuk memastikan vaksin disuntikkan ke orang yang tepat.
Begitu kata Menteri BUMN, Erick Thohir ditemui di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (8/1).
Baca juga : Batik Air Angkut 30 Ribu Dosis Vaksin Covid -19 Ke Makassar
Menurut Erick, jadi sampai mobil itu bisa dipantau sehingga sampai ke provinsi dengan baik. Dia berharap setelah sampai ke provinsi juga hingga ke daerah terpencil terjaga baik.
"Dan Alhamdulillah ini kesempatan bagi bangsa kita, kapan lagi memperbaiki sistem data base kita yang selama ini terpencar-pencar jadi bisa dikumpulkan karena harus vaksinasi," tambah Erick Thohir.
Baca juga : Wapres Tak Ikut Vaksinasi Tahap Pertama, Ini Alasannya
Basis data tersebut, juga akan didasarkan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di Kementerian Dalam Negeri karena pelaksanaan vaksinasi tidak hanya sekali.
"KPK menyambut baik hal ini dan mendampingi program pembentukan satu data walau pemain utamanya tetap Pak Menkes dan Kementerian BUMN mendukung dan juga Mendagri," beber Erick.
Baca juga : Vaksin Covid-19 Hadir, Band Lokal Semangat Rilis Lagu Anyar
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dengan barcode tersebut, vaksin dapat dicegah untuk tidak disuntikkan ke orang yang belum seharusnya disuntik. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya