Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Gabungan relawan ini kemudian mengatasnamakan dirinya sebagai Ganjar Pranowo (GP) Mania. Mereka sepakat mendukung Ganjar maju di Pilpres 2024 sebagai 'The Next Jokowi'.
Warganet pro dan kontra merespons deklarasi relawan Jokowi untuk Ganjar ini. Akun @Lunawijayaaa termasuk yang kontra. "Menyebalkan. Masih 2021 sudah fafifu 2024," sentilnya. "Selow sikitlah masih 3 tahun lagi, belum tentu juga beliau nyapres ya toh," timpal @WanXman.
Sedangkan pendukung Ganjar tak masalah dengan deklarasi relawan Jokowi itu. Salah satunya akun @Daspan_Arya. Meskipun Ganjar belum punya kepastian akan diusung partai di 2024. "Aku pasti ikutan ke mana pun Pak Ganjar berlabuh! Asal jangan berlabuh di PKS atau Partai Demokrat!" kicaunya.
Lalu, bagaimana secara politik? Pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, Ganjar belum bisa disejajarkan dengan Jokowi ketika mencalonkan diri sebagai Capres di 2014. Makanya, klaim Ganjar sebagai The Next Jokowi berlebihan.
"Ya jauh. Waktu Pak Jokowi jadi Gubernur Jakarta, itu beberapa programnya sudah sangat nasionalable. Kayak Kartu Jakarta Sehat, Kartu Jakarta Pintar dan lainnya," nilai Hensat, ketika dihubungi tadi malam.
Selain itu, Jokowi juga hadir dengan momentum politik baru, yakni blusukan. Sehingga kemudian menjadi sangat populer di masyarakat. "Ganjar nggak punya tren politik baru. Masih jauh kalau dibandingkan dengan Jokowi," sambungnya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya