Dewan Pers

Dark/Light Mode

Lestari: Pengembangan Seni Tari Bantu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Selasa, 20 September 2022 11:02 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ekonomi kreatif salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Para pemuda pekerja seni dan para pelajar yang akan terjun dalam dunia seni, yang merupakan bagian dari ekonomi kreatif, harus mempersiapkan diri dengan mengasah kemampuan dan keterampilan.

"Dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif membuka ruang kreasi bagi setiap warga negara untuk kembali beraktivitas dengan tetap menyesuaikan diri secara disiplin lewat penerapan protokol kesehatan," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat membuka BISA Fest: Pesona Kreasi Tari secara daring di Taman Krida Wisata Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (18/9).

Hadir dalam acara tersebut sejumlah anggota DPRD Fraksi Nasdem Kab.Kudus, Mutrikah, S.H (Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus), Joko Suharbowo (Subkoordinator Event Wilayah 1A/Sumatera dan Kalimantan), sejumlah pejabat dari Direktorat Event Daerah, Kemenparekraf dan pegiat seni tari Kabupaten Kudus. Pada kesempatan itu, Agung Ciptaningtyas (Seniman dan Budayawan) hadir sebagai narasumber.

Berita Terkait : Ketua MPR Ajak Penguasa Muda Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

Setidaknya, tambah Lestari, setiap pelaku usaha maupun kelompok telah memahami dengan benar terkait kebijakan Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) yang digalakkan oleh Kemenparekraf.

Rerie, sapaan akrab Lestari, mengakui kehidupan masyarakat Indonesia erat dengan tradisi. Sehingga, tambahnya, tidak mengherankan jika tradisi atau upacara tertentu menjadi representasi diri suatu kelompok masyarakat.

Lewat beragam cara, termasuk melalui seni, ujar Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, tradisi dilestarikan dan salah satu tradisi masyarakat yang terus dijaga salah satunya adalah seni tari.

Berita Terkait : Saat Sandiaga Uno Bantu Pengusaha Kriya Dumai Yang Ingin Go Internasional

Di saat bangsa ini berusaha untuk bangkit dari berbagai krisis pascapandemi, jelas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, seni tari yang merupakan bagian dari ekonomi kreatif berpotensi dikembangkan untuk mengakselerasi pertumbuhan perekonomian nasional.

Apalagi, ungkap Rerie, data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) pada 2021 menyebutkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif menyumbang PDB Indonesia sebesar 61 persen.

Talenta-talenta muda dalam seni tari dari beragam daerah, ujar Rerie, harus mendapat perhatian untuk pengembangan diri mereka dalam berkesenian. Sehingga, tembahnya, keterampilan yang dimilikinya dalam bidang seni tari misalnya bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari sarana hiburan dan pelestarian budaya atau lapangan kerja.

Berita Terkait : Lewat Kerja Sama IMT-GT, Pembangunan Ekonomi Kawasan Terus Ditingkatkan

Dengan berbagai pelatihan dan pendidikan seni yang direalisasikan lewat kolaborasi berbagai pihak, Rerie yakin bangsa Indonesia mampu membangun sektor seni dan budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. ■