Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Idris Laena Puji Kinerja Kementerian BUMN Di Bawah Erick Thohir
Sabtu, 3 Agustus 2024 17:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VI DPR RI Idris Laena mengapresiasi kinerja dan pencapaian Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah kepemimpinan Menteri Erick Thohir.
Apresiasi ini disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD), Kinerja BUMN 2019-2024 dan Road Map BUMN 2024-2034 yang diselenggarakan di Hotel Bali Beach Sanur, Bali, Sabtu (3/8/2024).
Dipaparkan Idris Laena, transformasi BUMN oleh Menteri Erick Thohir dinilai berhasil. Keberhasilan ini dapat dilihat dari road map yang jelas dan skala prioritasnya yang terarah.
Menteri Erick, kata Idris, berhasil melakukan hilirisasi dan pemetaan BUMN lebih jelas dan transparan. Tata Kelola dan managemen risiko juga berjalan dengan baik.
Baca juga : Erick Thohir: Kementerian BUMN Berhasil Tuntaskan 92 Persen Proyek Strategis
"Human capital development-nya berjalan. Misalnya terhadap direksi yang melakukan penyimpangan, penegakan hukumnya juga tegas," puji Ketua Umum Satkar Ulama Indonesia ini.
Politisi Partai Golkar ini menilai, BUMN di bawah Erick Thohir juga berkonstribusi secara optimal bagi pelaksanaan proyek strategis nasional. Bahkan, di masa Erick, setidaknya ada 5 BUMN yang masuk katagori word class company.
"Meskipun BUMN selama lima tahun terakhir sebagian tetap mendapatkan penyertaan modal negara, namun deviden yang disetorkan BUMN juga cenderung meningkat," nilainya.
Untuk itu, kata Idris, agar program dan capaian positif ini dapat berkelanjutan, perlu roadmap yang telah dijabarkan dalam bentuk Rancangan Undang-Undang BUMN yang baru, agar segera disahkan.
Baca juga : Dirut Pertamina Puji Kepemimpinan Erick Thohir: Selalu Hands-on
"Pemerintahan baru ke depan juga perlu mempertimbangkan agar menteri BUMN nanti, memiliki mindset yang sama seperti Erick Thohir," pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan, kementerian yang dipimpinnya telah berhasil menyelesaikan 92 persen dari total 88 proyek strategis. Dengan kata lain, sebanyak 81 proyek sudah dituntaskan.
Dari segi pendapatan, meningkat dari Rp 1.930 triliun pada 2020, menjadi Rp 2.933 triliun pada 2023. Dengan laba bersih keseluruhan Rp 13 triliun pada 2020, naik menjadi ke Rp 327 triliun pada 2023.
Aset yang dimiliki Kementerian BUMN juga meningkat dari Rp 8.312 triliun pada 2020, menjadi Rp 10.402 triliun pada 2023.
Baca juga : Ini Langkah BRI Perkuat Keamanan Digital dari Serangan Siber
"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder. Dari anggota DPR, para menteri terkait, pihak swasta, partner luar negeri, dan UMKM sudah menjadi bagian ekosistem BUMN," kata Erick saat menyampaikan laporan kerja akhir Kementerian BUMN, dalam rapat dengan Komisi VI DPR.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya