Dark/Light Mode

Yulian Gunhar Respon Positif Pernyataan Ketua DPR Terkait Penegakan Kode Etik

Minggu, 8 Desember 2024 21:18 WIB
Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan DPR, Yulian Gunhar. (Ist)
Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan DPR, Yulian Gunhar. (Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Yulian Gunhar, menyambut positif pernyataan Ketua DPR, Puan Maharani, tentang profesionalisme MKD dalam menegakkan kode etik.

Gunhar menilai komentar Puan Maharani tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja MKD.

"Komentar Ibu Ketua DPR menunjukkan kepercayaan bahwa MKD telah bekerja dengan baik, profesional, dan sesuai dengan mekanisme yang ada," kata Gunhar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/12).

Gunhar menjelaskan bahwa MKD memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kehormatan dan martabat DPR.

Baca juga : Ketua KPK Baru Tetap Hidupkan OTT

Dia menegaskan komitmen MKD untuk melaksanakan fungsi pencegahan, pengawasan, dan penindakan guna menjaga integritas lembaga legislatif.

"Kami di MKD selalu berkomitmen untuk menjaga marwah DPR dengan memastikan penegakan etika dilakukan secara konsisten," ujarnya.

Lebih lanjut, Gunhar menegaskan bahwa sanksi yang diberikan oleh MKD tidak dipengaruhi oleh afiliasi fraksi atau partai.

Keputusan MKD, menurutnya, diambil berdasarkan prinsip keadilan dan objektivitas.

Baca juga : Dukung Tata Kelola Perusahaan Handal, Direksi JICT Teken Komitmen Antikorupsi

Setiap keputusan MKD diambil secara adil dan independen, tanpa memandang fraksi atau partai.

"Semua anggota DPR, dari fraksi manapun, memiliki hak untuk berbicara, namun mereka juga wajib menjaga etika sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Gunhar.

Dia berharap, agar kasus pelanggaran kode etik yang telah terjadi dapat menjadi pengingat bagi seluruh anggota DPR, untuk senantiasa menjaga etika dan martabat sebagai wakil rakyat.

Terutama dalam menyampaikan pendapat di ruang publik. Seperti yang disampaikan oleh Ketua DPR, Gunhar juga menegaskan bahwa penegakan kode etik tidak memandang latar belakang fraksi atau partai.

Baca juga : Pemerintah Godok Program Stimulus

"Seperti yang Ibu Ketua DPR sampaikan, ini bukan soal satu atau dua anggota DPR saja. Semua anggota DPR, dari fraksi manapun, harus menjunjung tinggi etika dan kehormatan lembaga ini," pungkas Gunhar.

Sebelumnya, Puan Maharani memberikan dukungannya terhadap keputusan MKD yang memberikan sanksi etik kepada beberapa anggota DPR.

Puan menegaskan bahwa meskipun anggota DPR memiliki hak untuk berbicara, mereka tetap harus mematuhi kode etik yang telah ditetapkan.

Puan juga mengingatkan bahwa sanksi etik berlaku bagi seluruh anggota DPR tanpa terkecuali.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.