Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lestari Moerdijat Tekankan Layanan Pendidikan Merata Di Tanah Air Harus Diwujudkan
Kamis, 6 Maret 2025 16:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Layanan pendidikan yang merata di tanah air harus segera diwujudkan demi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional yang lebih baik di masa depan.
"Terjadinya disparitas lama bersekolah masyarakat di tanah air harus segera diatasi sebagai bagian upaya untuk memberikan layanan pendidikan yang merata bagi setiap warga negara, " kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/3/2025).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024, 30,85 persen penduduk Indonesia berusia di atas 15 tahun memiliki ijazah SMA atau sederajat.
Baca juga : Gaet Sipajak, TelkomMetra Permudah Layanan Perpajakan Perusahaan
Secara nasional, rata-rata lama sekolah untuk penduduk Indonesia usia 15 tahun ke atas hanya mencapai 9,22 tahun atau setara lulus Kelas 9 (lulus SMP).
Penduduk di Provinsi DKI Jakarta tercatat paling tinggi rata-rata lama sekolahnya yaitu 11,5 tahun (tidak lulus SMA) dan penduduk di Provinsi Papua Pegunungan tercatat rata-rata lama bersekolahnya hanya mencapai 5,1 tahun (tidak lulus SD).
Menurut Lestari, upaya memberikan layanan pendidikan yang merata di tanah air harus dilakukan dengan berbagai upaya.
Baca juga : Lestari Moerdijat: Pengembangan Kearifan Lokal Butuh Dukungan Semua Pihak
Antara lain, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, bisa melalui pemberian kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan pendidikan dengan pemberian beasiswa, ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, hingga sistem pembelajaran yang adaptif sesuai dengan kondisi lingkungan di daerah terkait.
Untuk menghadirkan sejumlah faktor yang mempermudah akses pendidikan bagi masyarakat itu, tambah Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, butuh komitmen kuat dari para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat untuk mewujudkannya.
Diakui Rerie, kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membutuhkan dukungan infrastruktur telekomunikasi dalam bentuk jaringan internet yang memadai.
Baca juga : Perluas Jangkauan Layanan, Midea Hadirkan Direct Service Center Di Bekasi
Sehingga, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, untuk mewujudkan layanan pendidikan yang merata di tanah air membutuhkan komitmen yang kuat dari pihak-pihak terkait.
Rerie sangat berharap masalah disparitas lama bersekolah yang terjadi bisa segera diatasi, sehingga upaya untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing dapat diwujudkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya