Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bamsoet Dukung Rencana Pendirian Center of Russian Geographical Society di Indonesia
Rabu, 9 April 2025 20:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung rencana Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) mendirikan Center of Russian Geographical Society atau Pusat Masyarakat Geografi Rusia (CRGS) di Indonesia. Kata Bamsoet, rencana pendirian CRGS di Indonesia mencerminkan kedekatan kedua negara dan menegaskan pentingnya kolaborasi budaya dan pendidikan.
Bamsoet menyatakan, pendirian Center of Russian Geographical Society di Indonesia bukan hanya sebuah langkah untuk merayakan hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 75 tahun, tetapi juga merupakan komitmen untuk membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan melalui budaya.
Baca juga : ALFI Dukung Rencana Prabowo Bentuk 80 Ribu Koperasi Merah Putih
“Di tengah-tengah dinamika global yang terus berubah, menciptakan jembatan budaya yang solid akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara dan menciptakan warisan bersama yang dapat diberikan kepada generasi mendatang," ujar Bamsoet, saat menerima Pengurus PPIR, di Jakarta, Rabu (9/4/2025). Pengurus PPIR yang hadir antara lain Ketua Suryo Susilo, Wakil Ketua Valery Fedortsov dan Bidang Budaya Xei Ofsse.
Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, budaya merupakan fondasi penting dalam menjalin hubungan internasional, khususnya melalui pendekatan soft power. Untuk Indonesia dan Rusia, ikatan budaya yang telah terjalin selama 75 tahun menjadi modal sosial yang berharga. Data dari Kementerian Luar Negeri Indonesia menunjukkan bahwa kerjasama budaya antara kedua negara mencakup pendidikan, seni, dan penelitian yang telah melibatkan ribuan individu dari kedua belah pihak.
Baca juga : Strategi Pemerintah Dukung Kelancaran Arus Balik di Lintas Bakauheni-Merak
Dengan fondasi yang kuat dari nilai-nilai emosional, pertukaran budaya, dan komunikasi yang humanis, kedua negara dapat memanfaatkan potensi soft power untuk menciptakan ikatan yang lebih dalam. “Pembentukan CRGS diharapkan dapat menjadi pusat inovasi yang menghubungkan kedua bangsa, mengedepankan pertukaran pengetahuan, nilai dan pemahaman mengenai geografi serta budaya masing-masing negara," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menambahkan, CRGS di Indonesia dapat menjadi wadah bagi para tokoh dan wisatawan Rusia untuk menjelajahi serta mengenal keindahan alam dan budaya Indonesia. Melalui kerja sama ini, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya wawasan tentang geografi, tradisi dan kearifan lokal Indonesia.
Baca juga : Federasi Internasional Tinjau Kesiapan Kejuaraan Dunia Gimnastik Di Indonesia
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai kegiatan budaya telah diadakan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia-Rusia. Misalnya, Festival Kebudayaan Indonesia-Rusia yang diadakan pada bulan September 2024, berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung dari kedua negara. Acara tersebut menampilkan seni tradisional, musik, serta kuliner dari masing-masing negara. Menciptakan sebuah pengalaman unik yang mempererat hubungan antar masyarakat.
CRGS juga dapat menjadi tempat untuk mengadakan seminar, lokakarya, dan berbagai acara budaya yang bertujuan untuk memperkenalkan kedua negara kepada publik. “Kegiatan-kegiatan semacam ini tidak hanya akan meningkatkan pengetahuan umum, tetapi juga membangun rasa saling menghormati dan ikatan persaudaraan," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya