Dark/Light Mode

Komisi VI Dorong Danantara Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 23 Juli 2025 18:04 WIB
Foto: DPR RI.
Foto: DPR RI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VI DPR Gde Sumarjaya Linggih alias Demer mendukung langkah transformasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah membawa perubahan signifikan dalam tata kelola perusahaan pelat merah.

"Keberadaan superholding Danantara sebagai langkah strategis yang mampu menyatukan berbagai entitas BUMN dalam satu kerangka keuangan yang lebih terkonsolidasi," ujar Demer sapaan akrabnya dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR bersama Menteri BUMN, Wakil Menteri, serta jajaran Direksi Danantara, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Demer menilai, apa yang telah dilakukan Kementerian BUMN melalui Danantara sejauh ini bahkan telah melampaui ekspektasi awalnya.

"Perkembangan BUMN saat ini menunjukkan arah perubahan yang konstruktif dan menjanjikan bagi perekonomian nasional," puji dia.

Menurut Demer, model pengelolaan keuangan yang sebelumnya tersentral pada dua pintu yakni anggaran murni dan anggaran perubahan seringkali menimbulkan kehilangan peluang ekonomi. Sebab tidak sinkronnya waktu eksekusi dan kebutuhan bisnis lapangan.

Baca juga : BUMN Tambang Jadi Role Model Pertambangan Hijau

"Dulu kita sering mengalami lost opportunity karena birokrasi anggaran. Tapi dengan hadirnya Danantara sebagai superholding, ini menjadi solusi nyata terhadap fragmentasi struktural yang selama ini menghambat BUMN,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu menegaskan, peran BUMN seharusnya bukan semata-mata sebagai penyetor dividen bagi negara, tetapi lebih penting sebagai agent of.development yang memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, Demer menekankan bahwa keberhasilan pembangunan seharusnya tercermin dari meningkatnya penerimaan pajak akibat aktivitas ekonomi yang tumbuh, bukan dari dividen yang dipaksakan.

“Dividen itu bukan yang terpenting. Yang utama adalah bagaimana BUMN menjadi motor pembangunan. Kalau ekonomi tumbuh, pajaknya akan tinggi, dan di situlah kekuatan APBN kita,” kata Demer.

Lebih lanjut, Demer menyoroti peran strategis Satgas lintas sektor seperti Satgas Pangan dan Satgas Pertambangan yang akan memperkuat ekosistem Danantara.

Baca juga : Komisi V DPR: KUR Sektor Perumahan Permudah Syarat, Prioritaskan MBR

Mengacu pada temuan terbaru terkait pengembalian 3 juta hektare lahan ke negara yang selama ini dikuasai secara ilegal, hal ini dapat menjadi aset strategis Danantara dalam sektor agraria dan tambang.

Ketua DPD Golkar Bali menambahkan, pentingnya pemanfaatan keunggulan komparatif Indonesia, baik dari sisi sumber daya alam, sumber daya manusia, hingga iklim tropis yang memungkinkan siklus panen lebih intensif dibanding negara-negara subtropis.

“Kalau di Eropa, anggur hanya bisa panen sekali setahun, kita bisa tiga kali. Tapi kelemahan kita hanya satu yakni belum maksimal dalam penggunaan teknologi dan knowledge,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa sektor perikanan dan perkapalan harus diarahkan pada kerja sama teknologi jangka panjang, bukan hanya impor alat.

Dia menyinggung perlunya evaluasi menyeluruh terhadap efisiensi dan kompetitifnya aset-aset BUMN, termasuk dalam hal tarif dan benchmarking internasional.

Baca juga : BNI Dukung Program Kopdes Merah Putih, Perkuat Ekonomi Rakyat

Demer mencontohkan dugaan harga sewa data center milik BUMN yang mencapai tiga kali lipat dari swasta, sebagai indikasi perlunya koreksi kebijakan.

“Tolong benchmark kita diperkuat. Jangan sampai kita punya infrastruktur lengkap tapi kalah efisien dari swasta,” ujarnya Demer.

Terakhir, dia yakin, masa depan BUMN, khususnya di bawah komando Menteri BUMN Erick Thohir dan CEO Danantara, Rosan Roeslani.

Demer menyebut bahwa keberanian dalam merampingkan anak-cucu perusahaan menjadi sinyal kuat reformasi yang akan terus berlanjut.

“Dengan keberanian yang ditunjukkan Pak Menteri selama ini, dan pemilu yang masih jauh, saya yakin keberanian itu akan makin besar ke depan,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.