Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kuasai Pasar Domestik
Danantara Jadi Motor Kemandirian Industri Dalam Negeri
Kamis, 24 Juli 2025 21:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VI DPR Christiany Eugenia Paruntu, mengingatkan pentingnya strategi penguatan pasar dalam negeri dalam pembangunan industri nasional.
Kata dia, pengalaman dari perang tarif yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir semestinya menjadi pelajaran penting bagi Indonesia.
"Banyak sektor industri dalam negeri kehilangan pangsa pasar justru di rumahnya sendiri," kata Christiany di Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Baca juga : Komisi VI Dorong Danantara Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
Christiany menyebut, industri semen, besi dan baja, sektor pertanian, hingga manufaktur perlahan tergeser oleh produk-produk impor.
“Padahal kita punya pasar domestik yang sangat besar. Itu kekuatan yang harus dimanfaatkan,” kata legislator asal Sulawesi Utara (Sulut) tersebut.
Dalam konteks itu, Christiany mendorong PT Danantara agar memprioritaskan langkah-langkah untuk menguasai pasar nasional terlebih dahulu.
Baca juga : Gandeng PKL Agar Tak Kembali Jualan Di Jalan
Dengan memperkuat pasokan dan distribusi produk dalam negeri, Danantara dinilai dapat membentuk fondasi industri yang kokoh sebelum bersaing di pasar global.
“Banjiri pasar nasional dengan produk buatan sendiri. Setelah itu tercapai, over-supply akan membentuk daya saing yang lebih alami dan berkelanjutan,” ujar anggota Fraksi Golkar ini.
Christiany menekankan, kepercayaan diri untuk ekspor harus dibangun dari keberhasilan memenuhi kebutuhan dalam negeri. Tanpa itu, industri nasional akan terus berada di bawah tekanan dari produk asing.
Baca juga : Agar Selevel Temasek, Danantara Harus Rilis Laporan Keuangan
“Ini bukan sekadar perdagangan, tapi soal kedaulatan ekonomi. Kita tidak boleh terus-menerus bergantung pada produk luar ketika kita mampu memproduksi sendiri,” tutup Christiany.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya