Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kelas Menengah Ke Bawah Alami Pelemahan
Perbaikan Sektor Ekonomi Harus Segera Dilakukan
Kamis, 31 Juli 2025 07:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah harus fokus membenahi perekonomian yang saat ini penuh tantangan. Apalagi, kelas menengah ke bawah khususnya, tengah mengalami pelemahan yang cukup mendalam.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP Darmadi Durianto, dalam rilisnya yang disampaikan Rabu (40/7/2025).
Darmadi juga menyoroti data soal konsumsi rumah tangga mengalami tren penurunan yang cukup dalam.
Baca juga : Bahlil Percepat Izin Migas
"Angka konsumsi rumah tangga, yang notabenenya adalah salah satu kontributor utama PDB, menunjukkan penurunan. Hal ini mencerminkan permintaan domestik yang melemah," urai Bendahara Megawati Institute itu.
Tak hanya itu, Darmadi menjelaskan, berdasarkan data bahwa Indeks Penjualan Ritel dan Survei Keyakinan Konsumen (IKK) juga mengalami penurunan.
"Mandiri Spending Index, Indeks Keyakinan Konsumen, dan indeks penjualan riil menurun signifikan sejak awal 2025," jelas Darmadi.
Baca juga : RI Siap Jadi Laboratorium Gerakan Persatuan Global
Yang paling mencolok, kata dia, melihat indikator pelemahan ekonomi masyarakat, misalnya terkait tren penurunan jumlah pemudik dan uang beredar.
"Tahun 2025, jumlah pemudik turun 24% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan konsumsi karakteristik musiman melemah. Selain itu, pertumbuhan uang beredar juga terkontraksi," beber Darmadi.
Darmadi mengingatkan agar pemerintah fokus mengurus berbagai problem ekonomi yang tengah mendera masyarakat saat ini.
Baca juga : Bertemu Di Istana, Presiden PKS Dan Prabowo Bicara Demokrasi 2,5 Jam
Darmadi juga menyoroti soal lapangan kerja.
"Sekitar 14.000 pekerja formal di sektor manufaktur terkena PHK pada awal 2025, yang memperburuk pendapatan rumah tangga," katanya.
Darmadi juga menyoroti kondisi industri manufaktur tanah air juga tidak dalam kondisi baik-baik saja.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya