Dark/Light Mode

Bertemu Wali Kota Yogyakarta dan Solo, Eddy Soeparno Komit Permudah Pemda Atasi Sampah

Rabu, 13 Agustus 2025 14:56 WIB
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno (kiri) saat melaksanakan kunjungan kerja dan pertemuan dengan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. (Foto: Dok. MPR RI)
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno (kiri) saat melaksanakan kunjungan kerja dan pertemuan dengan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. (Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno melaksanakan kunjungan kerja dan pertemuan dengan Wali Kota Solo Respati Ardi dan juga Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.

Kunjungan kerja ini merupakan rangkaian dari upaya Eddy Soeparno memfasilitasi Pemerintah Daerah (Pemda) yang menghadapi masalah sampah.

Sebelumnya, Eddy Soeparno bertemu antara lain Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Wali Kota Bogor Dedie Rahim dan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie serta kunjungan ke PLTSa Benowo Surabaya.

Di titik pertama kunjungan kerjanya, Eddy mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo. Kehadiran Eddy disambut langsung oleh Wali Kota Surakarta Respati Ardi, jajaran Direksi PLTSa dan juga PLN UID Jateng – DIY.

Baca juga : Pekerjaan Rumah Pembinaan Pancasila

Setelah dari Solo, pertemuan dengan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota.

Eddy mengatakan, pertemuan dengan Wali Kota Solo dan juga Wali Kota Yogyakarta ini merupakan upayanya untuk mendalami permasalahan sampah yang dihadapi pemerintah daerah.

“Saat ini kita menghadapi potensi krisis sampah yang terjadi di kota-kota besar dan harus segera diatasi. Apalagi Solo dan Yogyakarta adalah destinasi wisata internasional dan kota yang kaya dengan peninggalan warisan budaya. Tentu permasalahan sampah ini harus dicarikan solusinya segera,” ujar Eddy dalam keterangannya, Rabu (13/8/2025).

“Karena itu kehadiran kami tentu untuk memberikan dukungan sekaligus memfasilitasi pemerintah daerah mengatasi masalah sampah. Karena mengatasi krisis sampah adalah kerja kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah pusat, BUMN dan bahkan juga swasta,” tutur Eddy.

Baca juga : Sambut Baik Pertumbuhan Ekonomi, Eddy Soeparno: Perkuat Ekspor Dan Investasi

Doktor Ilmu Politik UI ini mengatakan, pertemuan dengan Wali Kota Yogyakarta dan Solo ini merupakan arahan dari Menko Pangan Zulkifli Hasan yang menekankan pentingnya penanganan sampah secara cepat dan tanpa proses yang rumit karena kondisinya yang sudah akut.

Kepada Wali Kota Solo dan Yogyakarta, Eddy juga sampaikan bahwa saat ini dirinya ikut membantu Menko Pangan dalam merevisi Peraturan Presiden (Perpres) tentang penanganan sampah, termasuk dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Alhamdulillah dalam rangkaian pertemuan ini kami mendapatkan masukan dari Wali Kota Solo maupun dari Wali Kota Yogyakarta mengenai masalah sampah yang dihadapi pemda serta aspirasi agar kebijakan penanganan sampah ini tepat sasaran," ungkap Wakil Ketua Umum PAN ini.

Eddy mengatakan, MPR sebagai rumah kolaborasi berkomitmen untuk mempercepat dan mempermudah pemda mengatasi masalah sampah diantaranya dengan teknologi Waste to Energi (WTE).

Baca juga : Resmikan Pabrik Pertama Di Cikarang, PepsiCo Komit Berdayakan Petani Lokal

“Kenapa teknologi waste to energy? Karena pendekatan ini bisa memberikan dua manfaat sekaligus, yang pertama adalah mengurangi secara signifikan tumpukan sampah yang tidak bisa ditampung di TPA dan menghasilkan sumber energi terbarukan. Saat ini yang sudah berjalan antara lain di PLTSa Benowo Surabaya dan PLTSa Putri Cempo Solo,” ujarnya.

“Setelah dari Bandung, Tangsel, Solo dan Yogyakarta ini kami berkomitmen terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah lainnya untuk membantu, mempercepat dan mempermudah dalam upaya mengatasi masalah sampah,” pungkas Eddy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.