Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Resmikan Pabrik Pertama Di Cikarang, PepsiCo Komit Berdayakan Petani Lokal
Kamis, 3 Juli 2025 11:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PepsiCo Indonesia Food and Beverages (PepsiCo Indonesia) telah membangun pabrik pertamanya di Cikarang, Jawa Barat.
Produsen pabrik camilan ini juga dilengkapi dengan teknologi terbaru dan didesain dengan mempromosikan keberlanjutan lingkungan dalam operasinya.
Investasi PepsiCo Indonesia juga diharapkan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dengan membuka peluang kerja, menggunakan bahan baku, serta memberdayakan pengembangan petani dan komunitas sekitarnya.
Lewat pabriknya, PepsiCo Indonesia berkomitmen memproduksi merek camilan ikoniknya secara lokal, yaitu Cheetos, Lay’s, dan Doritos, menggunakan bahan baku lokal dari Indonesia seperti jagung, minyak, dan bumbu – bumbu.
Capaian ini menunjukan komitmen PepsiCo untuk menyediakan makanan ringan yang enak, berkualitas tinggi, dan cocok dengan selera lokal.
Adapun varian produk PepsiCo di Indonesia dibuat selaras dengan selera lidah Indonesia, mulai dari kombinasi rasa pedas manis, dan kombinasi asin dengan umami.
Sementara variasi rasa unik tersebut termasuk Cheetos jagung bakar dengan rasa keju, Lay’s saus pedas dan manis, dan Doritos rasa sambal salsa, yang semua variannya hanya ada di Indonesia.
Baca juga : PT SGN Percepat Swasembada Gula Lewat Kemitraan Petani
Produk – produk ini dibuat tanpa pewarna buatan dan menggunakan takaran sodium yang sejalan dengan rekomendasi WHO untuk kripik kentang.
Sejalan dengan kolaborasi dengan industri pertanian, PepsiCo Indonesia juga berkolaborasi dengan mitra – mitra dan kelompok petani lokal untuk membantu membangun pertanian kentang industri dan praktik pertanian jagung di Indonesia lewat beragam inisiatif dalam pertanian berkelanjutan.
Guna membantu penguatan keahlian petani-petani Indonesia, tim agronomis PepsiCo menyediakan dukungan teknis dan pelatihan yang didesain untuk membantu meningkatkan praktik pertanian yang efisien dan berkelanjutan.
Termasuk metode penanaman, penggunaan benih dan pupuk yang tepat, pertanian berbasis iklim, dan pengelolaan air.
Saat ini PepsiCo secara aktif mengembangkan pertanian kentang industri di Indonesia melalui kerjasamanya dengan mitra dan petani di Jawa Barat dan mendukung komunitas petani jagung di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Melalui program pengembangan petani, PepsiCo berharap untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan, meningkatkan produksi dan efisiensi produksi pangan, memperbaiki kesejahteraan petani, dan membantu memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas tinggi untuk produk Cheetos, Lay’s, dan Doritos.
Peluncuran pabrik pertama PepsiCo Indonesia dihadiri sejumlah figur pemimpin, termasuk Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Bapak Faisol Riza, dan CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin.
Baca juga : Presiden Minta Polisi Ikut Rasakan Penderitaan Rakyat
Acara peluncuran pabrik pertama PepsiCo ini turut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Tatang Yuliono; Direktur Pengawasan Produksi Pangan Olahan, Badan POM, Sondang Widya Estikasari; Direktur Perbenihan Hortikultura, Kementerian Pertanian, Inti Pertiwi Nashwari; Direktur Wilayah III, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Abdul Qodir; Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi, Kementerian Ketenagakerjaan, Andri Sulisa; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ningning Hendasah; serta Ketua Umum GAPMMI, Adhi S. Lukman
Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza mengapresiasi langkah PT PepsiCo Indonesia yang telah membangun pabrik pertama di Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang-Jawa Barat.
"Dengan nilai investasi sebesar Rp 3,3 triliun dan telah berproduksi sejak 13 Januari 2025. Selain itu, kami juga mengapresiasi langkah perusahaan yang mengutamakan penyediaan bahan baku dan bahan penolong lokal yang bekerja sama dengan 200 petani kentang dan 200 petani jagung di Jawa Barat dan Jawa Tengah," ungkap Faisol.
Ia berharap investasi PepsiCo Indonesia dapat memperkuat kontribusinya dalam menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kemitraan dengan petani lokal guna peningkatan taraf hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, CEO PepsiCo Indonesia, Asif Mobin mengatakan, Indonesia memainkan peran penting dalam rencana pertumbuhan jangka panjang PepsiCo untuk Asia Pacific – didorong oleh permintaan konsumen yang dinamis dan visi nasional untuk pengembangan industri.
"Fasilitas baru ini akan semakin mendekatkan kami pada konsumen Indonesia," ujar Asif dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/7/2025).
Dibangun di lahan seluas 60,000 ribu meter persegi, pabrik PepsiCo Indonesia memproduksi produk makanan ringan yang paling disukai konsumen dengan menggunakan bahan baku lokal.
Baca juga : Diresmikan Prabowo, Rosan Happy Danantara Jadi Rumah Besar Investasi Negara
"Kami bangga untuk berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam menguatkan industri domestik, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung komunitas petani lokal," tutur Asif.
Investasi ini memperlihatkan menurutnya, bagaimana masa depan kami di Indonesia – mendukung perekonomian lokal, menyelaraskan dengan prioritas nasional, dan berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang.
Director of Government Affairs and Communications, PepsiCo Indonesia, Gabriel Angriani Johny mengatakan pihaknya berupaya agar keberadaan pabrik ini memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar serta membantu meningkatkan taraf hidup petani Indonesia.
"PepsiCo Indonesia akan terus melanjutkan beragam program pemberdayaan komunitas khususnya di kawasan Jawa Barat, berfokus pada inisiatif edukasi dan literasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan ekonomi lokal, hingga pelatihan petani dan komunitas masyarakat," pungkas Gabriel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya