Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Raymond/Joaquin Buka Harapan Baru Regenerasi Bulu Tangkis RI
Kunjungan Difabel Netra Ke Pura Mangkunegaran
Senator Yashinta Ingatkan Pentingnya Aksesibilitas Transportasi Dan Budaya
Senin, 20 Oktober 2025 17:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPD RI dari daerah pemilihan (Dapil) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) R.A. Yashinta Sekarwangi Mega hadir melakukan pendampingan terhadap 50 anak difabel netra dalam kegiatan Teman Netra Tour De Solo pada Sabtu (18/10/2025) lalu.
Kunjungan yang diinisiasi untuk memperingati Hari Tongkat Putih Internasional 2025 ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata anak-anak difabel netra dalam mengakses transportasi publik dan fasilitas publik.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak difabel netra bersama pendamping (orang tua) dan volunteer melakukan perjalanan dari Yogyakarta ke Surakarta dengan menggunakan transportasi umum Commuter Line serta Batik Solo Trans (BST) untuk mengunjungi Pura Mangkunegaran.
Baca juga : Gubernur Fakhiri Bangun Sinergi Lintas Daerah untuk Akselerasi Pembangunan Papua
Rombongan ini diterima secara langsung oleh K.G.P.A.A. Mangkunegaran X, sebuah momen yang menunjukkan keterbukaan salah satu pusat kebudayaan Jawa terhadap seluruh kalangan masyarakat tanpa terkecuali.
Sebagai representasi daerah yang juga merupakan anggota Pembina Yayasan Sadar Belajar Indonesia, Yashinta menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa fasilitas publik pada hakikatnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat jika dirancang dengan mempertimbangkan aksesibilitas bagi keberagaman individu.
Baca juga : Menteri LH Ingatkan Pentingnya Aksi Nyata Penyelamatan Danau
“Perjalanan hari ini adalah wujud nyata fasilitas publik dapat diakses oleh teman-teman difabel. Melihat langsung semangat anak-anak dating ke stasiun, mencoba naik Commuter Line, hingga saat mereka berantusias menyimak penjelasan mengenai Pura Mangkunegaran adalah pengingat kuat bagi kita semua bahwa akses terhadap transportasi dan warisan budaya bukanlah sebuah kemewahan, melainkan hak setiap warga negara, tanpa terkecuali,” ujar Yashinta, dalam keterangan persnya, Senin (20/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Sadar Belajar Indonesia dalam menyediakan akses pendidikan inklusif yang bermakna sejalan dengan upaya mendorong kemandirian dan partisipasi penyandang disabilitas dalam kehidupan bermasyarakat.
Muhammad Viqi Saputra, Ketua Panitia White Cane Day 2025, menyatakan bahwa kegiatan ini lebih dari sekedar perjalanan.
Baca juga : BRI Perkuat Sektor Pertanian Lewat Akses Pembiayaan Dan Pemberdayaan Inklusif
“Ini adalah laboratorium nyata bagi teman-teman difabel netra dalam melatih kemampuan orientasi mobilitasnya. Kami ingin membuktikan bahwa setiap orang, tidak terkecuali teman-teman difabel netra, dapat menjelajahi dunia dan mengakses fasilitas yang ada termasuk akses transportasi umum dan kekayaan budaya bangsa,” ujarnya.
Melalui “Teman Netra Tour De Solo”, Yayasan Sadar Belajar Indonesia berharap dapat turut serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkontribusi mewujudkan lingkungan yang inklusif.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari visi yayasan dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya