Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DPR Tagih Laporan Perkembangan
IKN Tunjukkan Progres Nyata
Selasa, 4 November 2025 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan meminta Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) secara bertahap kepada publik.
Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin mengatakan, Pemerintah secara jelas sudah mengatur pembangunan IKN terus berjalan. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025. Isinya mengatur arah pembangunan nasional, termasuk percepatan pembangunan IKN.
Baca juga : Menkum Siap Benahi Sistem Royalti Musik
Regulasi ini, terang dia, menargetkan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada tahun 2028, dengan dukungan pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta penyediaan infrastruktur yang memadai. Pesan politik dari Perpres Nomor 79 Tahun 2025 ini, tegas Khozin, pemerintahan Presiden Prabowo memiliki komitmen atas pembangunan dan masa depan IKN. “Mestinya, ini menjadi trigger bagi kinerja OIKN,” tandas politikus PKB ini.
Pasca terbitnya Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah, IKN disebut sebagai Ibu Kota Politik yang menjadikan pembangunannya makin jelas. Seharusnya, Perpres ini menjadi penyemangat bagi OIKN untuk meningkatkan kinerjanya.
Baca juga : Kobarkan Indonesia Yang Sehat, Bersih Dan Berdaulat
“Artinya, target itu mesti dikawal dengan optimal oleh OIKN dari berbagai aspek, termasuk urusan komunikasi publik,” desak dia.
Selain itu, pemberitaan yang cenderung negatif dan pesimistis dari media asing akan berdampak pada citra buruk IKN dan Indonesia di mata internasional dan lokal. Hal ini terjadi apabila tidak dilakukan mitigasi dan upaya netralisasi oleh OIKN. Karena bagaimanapun ekosistem pembangunan IKN, kata Khozin, membutuhkan masuknya investor asing, sehingga image yang baik harus terus dijaga yang tentunya berbasis kondisi nyata di lapangan. “Di antara cara yang bisa ditempuh dengan perbaikan pola komunikasi publik,” tandasnya.
Baca juga : OSO Tegaskan Membangun Indonesia Harus Dari Daerah
Sebelumnya, surat kabar Inggris, The Guardian menyoroti progres pembangunan IKN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Artikel yang dimuat pada Rabu (29/10/2025), berjudul ‘Ibu Kota Baru Indonesia, Nusantara Terancam Menjadi Kota Hantu’. The Guardian menyoroti dana negara untuk proyek IKN telah menurun drastis, sementara pembangunan melambat dan sedikit pegawai negeri yang bersedia pindah dari Jakarta. Artikel ini juga menggambarkan, di sepanjang deretan bangunan baru yang futuristik, boulevard-boulevard Nusantara sebagian besar kosong kecuali beberapa tukang kebun dan turis yang penasaran.
“Label yang disematkan itu perlu dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi OIKN dalam meningkatkan kinerjanya, khususnya di bidang komunikasi publik,” kata Khozin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya