Dark/Light Mode

Ekosistem Industri Siap

Proyek Mobnas Bakal Terwujud

Rabu, 19 November 2025 07:05 WIB
Anggota Komisi VIII DPR Kaisar Abu Hanifah.
Anggota Komisi VIII DPR Kaisar Abu Hanifah.

 Sebelumnya 
Dengan kesiapan industri, rantai pasok, tenaga kerja terampil, serta kekuatan manufaktur yang sudah terbentuk, Indonesia sebenarnya sudah berada pada tahap yang sangat memungkinkan untuk melahirkan mobnas. Penunjukan PT Pindad sebagai pengembang mobnas mampu mempercepat realisasi program ini.

Terlebih perusahaan pelat merah itu selama ini dikenal sebagai produsen berbagai kendaraan khusus pertahanan seperti ranpur Anoa 6x6, ranpur Badak 6x6, rantis Komodo 4x4, hingga Medium Tank Harimau. Perusahaan ini juga telah memproduksi kendaraan operasional MV3 Maung yang digunakan TNI dan Polri.

Dengan pengalaman teknis dan kemampuan manufaktur PT Pindad, mobnas bisa diwujudkan. "Tapi tentu diperlukan dukungan banyak pihak agar proses pengembangan berjalan tanpa hambatan,” tegas Kaisar.

Baca juga : Prabowo: Tidak Boleh Ada Sedikit Pun Penyimpangan

Sementara, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, mobnas akan dikembangkan PT Pindad dan mulai diproduksi pada tahun 2027. Kemenperin sudah melakukan pembahasan secara rinci dengan PT Pindad.

Pembahasan itu, lanjut dia, mencakup jenis kendaraan yang akan diproduksi, teknologi yang digunakan dalam proses produksi, strategi penetapan harga (pricing), strategi pemasaran, dan pelayanan purna jual. "Pembahasan banyak hal tersebut strategis demi menyiapkan dan mewujudkan dari arahan Bapak Presiden agar Indonesia bisa segera memiliki mobnas," jelas Agus di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Kemenperin dengan Pindad, kata Agus, juga sudah membahas kemungkinan mengundang mitra lain untuk sama-sama mengembangkan mobnas. Dalam penilaian Kemenperin, bisa disimpulkan sementara, Pindad sudah siap memproduksi mobnas. "Konsep Pindad sudah cukup lengkap," puji politikus Golkar ini.

Baca juga : Mendagri Imbau Daerah Siaga Potensi Bencana

Kemenperin, kata Agus, saat ini dalam proses merumuskan kebijakan stimulus atau insentif untuk sektor otomotif. Hal itu dilakukan mengingat sektor industri otomotif memiliki dampak berkelanjutan yang luas terhadap rantai pasok dan keterkaitan antarindustri. Termasuk dalam hal perlindungan serta penciptaan lapangan kerja.

"Kami melihat sektor otomotif terlalu penting untuk diabaikan sehingga jadi perhatian khusus. Paling tidak ada kebijakan fiskal 2026 agar supaya sektor otomotif bisa jauh lebih cepat," pungkas Agus. TIF

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Rabu, 19 November 2025 dengan judul "Ekosistem Industri Siap Proyek Mobnas Bakal Terwujud"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.