Dark/Light Mode

Musrenbang HAM Nasional Siap Digelar

Pemerintah Harapkan HAM Jadi Kompas Pembangunan

Minggu, 7 Desember 2025 06:55 WIB
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.  Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) memastikan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) HAM Nasional akan mulai digelar pekan depan. Forum ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menjadikan hak asasi sebagai kompas pembangunan nasional.

Menteri HAM, Natalius Pigai, menjelaskan musrenbang HAM nasional akan diselenggarakan pada Senin–Rabu (8–10/12) di Jakarta. Ajang ini akan menjadi wadah untuk merumuskan arah pembangunan HAM nasional ke depan.

Baca juga : Amati Perubahan Dinamika Politik, NasDem Kepri Minta Kader Jaga Soliditas

“Melalui musrenbang HAM, kami ingin memastikan prinsip-prinsip HAM benar-benar diintegrasikan dalam setiap kebijakan pembangunan, dari level pusat hingga daerah,” ujar Pigai dalam keterangan resminya, Sabtu (6/12/2025).

Pigai mengakui, HAM merupakan aset tidak berwujud, sehingga muncul pertanyaan tentang bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan dalam kebijakan pembangunan. Hal inilah yang akan menjadi fokus pembahasan dalam forum tersebut.

Baca juga : PAN Dan Golkar Setuju Bikin Koalisi Permanen

“Di sinilah kami meyakini perlunya forum yang melibatkan berbagai pihak untuk merumuskan perencanaan strategis dan teknokratik HAM,” katanya.

Dalam musyawarah itu, perwakilan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah akan menggodok sejumlah program HAM dalam tiga komisi. Komisi I membahas pengarusutamaan HAM, Komisi II fokus pada pemajuan dan pemenuhan HAM, dan Komisi III mendiskusikan pelindungan serta penegakan HAM.

Baca juga : Sektor Konsumsi Masih Kuat Topang Ekonomi

Sebelum memasuki sesi komisi, para peserta akan mendapatkan penguatan substansi dari Kepala Bappenas, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional. Dengan demikian, diskusi di tiap komisi diharapkan berlangsung lebih hangat dan berdampak.

“Selama ini kita mengenal musyawarah pembangunan nasional. Sekarang ada lagi, yakni musrenbang HAM nasional yang secara resmi dilakukan Pemerintah Republik Indonesia. Ini salah satu tonggak penting,” ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.