Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Catatan Akhir Tahun Komisi VI Terkait Perdagangan
Negara Tak Boleh Netral Saat Pasar Global Makin Timpang
Selasa, 6 Januari 2026 07:05 WIB
Sebelumnya
“Kita rajin bicara ekspor, tapi lupa bahwa tanpa industrialisasi, ekspor hanya memperpanjang ketergantungan,” kata Darmadi.
“Kita tidak anti perdagangan bebas. Tapi perdagangan harus tunduk pada kepentingan nasional, bukan sebaliknya,” tambah Darmadi. Darmadi juga menyebut tiga tantangan utama yang perlu segera dibenahi.
Pertama, lemahnya integrasi kebijakan perdagangan dan industri. Impor masih sering tidak selaras dengan peta jalan industrialisasi nasional.
Baca juga : Jaringan Internet Aceh Sudah Pulih 95 Persen
Kedua, ketimpangan posisi tawar UMKM. UMKM diminta bersaing di pasar terbuka, tetapi tanpa perlindungan memadai dari praktik predatory pricing dan dominasi platform besar.
Ketiga, fragmentasi tata kelola lintas kementerian dan lembaga, yang membuat kebijakan perdagangan kehilangan daya dorong struktural.
“Kalau perdagangan, industri, koperasi, dan investasi terus berjalan sendiri-sendiri, kita akan mengulang masalah yang sama setiap tahun,” ujar Darmadi.
Baca juga : Pemulihan Pasca Bencana Di Aceh Tamiang Dikebut
Memasuki tahun berikutnya, Darmadi menyarankan, kebijakan perdagangan nasional perlu diarahkan ulang secara lebih tegas.
Pertama, menjadikan perdagangan sebagai instrumen industrialisasi dan hilirisasi, bukan sekadar peningkatan volume transaksi.
Kedua, memperkuat tata kelola perdagangan digital, termasuk pengaturan algoritma, harga, dan perdagangan lintas batas.
Baca juga : Pimpin Rapat Pleno Golkar Sumut, Doli Rombak Jajaran DPD
Ketiga, afirmasi nyata bagi UMKM dan koperasi, agar kontribusinya terhadap ekspor dapat meningkat secara signifikan.
Keempat, penguatan koordinasi lintas kementerian, agar perdagangan menjadi bagian dari desain besar transformasi ekonomi nasional. TIF
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Selasa, 6 Januari 2026 dengan judul "Catatan Akhir Tahun Komisi VI Terkait Perdagangan Negara Tak Boleh Netral Saat Pasar Global Makin Timpang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya