Dark/Light Mode

Legislator Soroti Kemacetan Ketapang-Gilimanuk, Dorong Perbaikan Menyeluruh

Kamis, 2 April 2026 15:23 WIB
Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Sonny T. Danaparamita. (Dok. Pribadi)
Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Sonny T. Danaparamita. (Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kemacetan panjang di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, hingga awal April 2026 mendapat perhatian dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Sonny T. Danaparamita menilai kondisi antrean kendaraan yang mengular perlu segera ditangani agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia mengatakan, kemacetan tersebut mulai berdampak pada distribusi hasil pertanian, perikanan, dan peternakan di wilayah Jawa, Bali, hingga NTB.

Baca juga : Truk Logistik Padati Pelabuhan Ketapang,ASDP Perkuat Kolaborasi Stakeholder

“Dampaknya sudah menyentuh aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Sonny.

Menurutnya, petani hortikultura di Jawa Timur mulai merasakan dampaknya karena sebagian hasil panen tertahan di perjalanan. Kondisi serupa juga dialami peternak akibat ternak yang terlalu lama berada di kendaraan. Nelayan pun terdampak karena kualitas ikan segar menurun selama proses distribusi.

Sonny khawatir jika kondisi ini berlarut, dapat memicu kenaikan harga di tingkat daerah 

Baca juga : Layanan Dipercepat, Antrean Ketapang–Gilimanuk Aman & Tetap Bergerak

Terkait langkah penanganan, ia menilai sejumlah upaya seperti pengaturan pola bongkar muat dan penambahan kapal perlu diiringi pembenahan infrastruktur.

Mengacu pada data GAPASDAP, Sonny menyebut antrean sandar kapal masih menjadi salah satu kendala utama di pelabuhan. “Perlu ada keseimbangan antara jumlah kapal dan kapasitas dermaga agar arus penyeberangan lebih lancar,” cetusnya.

Ia mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pelabuhan dan sistem logistik di lintasan Ketapang-Gilimanuk.

Baca juga : Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Dorong Perekonomian Desa Empang Baru

Selain itu, percepatan pembangunan dermaga baru dan penguatan koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi.

“Jalur ini sangat vital bagi pergerakan barang dan orang. Penanganan yang tepat akan membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.