Dark/Light Mode

Legislator PDIP Abdul Azis Dorong Literasi Kebencanaan Masuk Kurikulum Sekolah

Rabu, 8 April 2026 12:12 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin. (Foto: dok pribadi)
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin. (Foto: dok pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin mendorong, penguatan literasi kebencanaan agar masuk dalam kurikulum sekolah maupun kegiatan ekstrakurikuler. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari pendidikan karakter, terutama bagi generasi muda yang hidup di wilayah rawan bencana seperti Indonesia.

Azis menegaskan, edukasi kebencanaan tidak cukup hanya bersifat insidental saat bencana terjadi, tetapi harus menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

“Kita tidak bisa hanya reaktif. Literasi kebencanaan harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan mitigasi yang baik,” ujar Azis, Senin (6/4/2026).

Baca juga : LinkUMKM BRI Dorong JJC Rumah Jahit Berhasil Kembangkan Fesyen Wastra Eksklusif

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter tangguh terhadap bencana. Melalui integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum maupun aktivitas ekstrakurikuler seperti simulasi evakuasi, pelatihan dasar tanggap darurat, hingga pengenalan risiko bencana lokal, siswa dapat dibekali pemahaman yang aplikatif.

“Materi kebencanaan bisa dikemas secara kontekstual dan menarik, tidak harus selalu dalam bentuk teori di kelas. Bisa melalui praktik langsung, simulasi, bahkan kolaborasi dengan pihak terkait agar siswa benar-benar paham apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi,” tambahnya.

Azis juga menilai pendekatan pendidikan karakter berbasis kebencanaan akan membangun sikap disiplin, gotong royong, serta kepedulian sosial di kalangan pelajar.

Baca juga : Menkop Dorong Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK

“Ini membentuk karakter tangguh bencana sekaligus membangun solidaritas dan kepedulian terhadap sesama saat menghadapi situasi darurat,” kata politisi muda PDI Perjuangan tersebut.

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III (Kabupaten Cianjur–Kota Bogor) ini pun mendorong pemerintah, khususnya kementerian terkait, untuk menyusun kebijakan yang mengintegrasikan literasi kebencanaan secara sistematis di dunia pendidikan. Selain itu, sinergi dengan lembaga kebencanaan dan pemerintah daerah dinilai penting agar materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi serta potensi risiko di masing-masing wilayah.

“Pemerintah perlu hadir dengan kebijakan konkret, mulai dari penyusunan modul, pelatihan guru, hingga standardisasi program kebencanaan di sekolah. Ini harus menjadi gerakan nasional yang terstruktur, bukan sekadar inisiatif sporadis,” tegasnya.

Baca juga : Legislator Soroti Kemacetan Ketapang-Gilimanuk, Dorong Perbaikan Menyeluruh

Dengan langkah tersebut, Azis berharap generasi muda Indonesia tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki ketangguhan dalam menghadapi bencana, sehingga mampu meminimalkan risiko dan dampak di masa depan.

“Jika kita ingin mengurangi risiko bencana ke depan, kuncinya ada pada generasi muda yang paham, siap, dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat. Di situlah pentingnya pendidikan kebencanaan sebagai investasi jangka panjang bangsa,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.