Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
MPR RI Susun Ulang Buku Sejarah, Target Rampung Agustus 2026
Senin, 13 April 2026 15:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia atau MPR RI sedang mempersiapkan penyusunan ulang Buku Sejarah MPR sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman publik terhadap peran dan perjalanan MPR RI.
Buku ini direncanakan akan selesai dan diluncurkan pada bulan Agustus mendatang, bertepatan dengan momentum hari jadi MPR RI.
Plt. Sekretariat Jenderal MPR RI, Siti Fauziah menyampaikan, bahwa penyusunan Buku Sejarah MPR ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Buku Sejarah MPR yang sebelumnya terbit pada tahun 2006, namun dinilai belum lengkap dan tidak dilanjutkan pembaruannya.
Oleh karena itu, MPR mengambil langkah untuk menulis ulang sejarah tersebut dengan berbagai penyempurnaan.
Baca juga : ABTI Gaspol Usai Lebaran, Siapkan Atlet Hadapi Agenda Padat 2026
“Awalnya kita sudah punya buku sejarah yang diterbitkan tahun 2006, tetapi memang belum lengkap dan tidak diteruskan. Dari situlah Pimpinan MPR meminta supaya sejarah ini ditulis kembali dengan bebagai perbaikan,” ujarnya.
Hal itu disampaikan Siti Fauziah pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Sekretariat Jenderal MPR RI dengan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI) di Ruang Delegasi, Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Ibu Titi sapaan akrab Siti Fauziah, menegaskan, bahwa penyusunan ulang Buku Sejarah MPR ini tidak sekadar melanjutkan edisi sebelumnya, melainkan menulis ulang secara menyeluruh dengan pendekatan yang lebih komprehensif.
Hal ini dinilai penting agar generasi mendatang dapat memahami peran dan fungsi MPR secara utuh.
Baca juga : LANY Siap Guncang Jakarta, Catet Tiket Dijual Mulai 13 April 2026
“Buku sejarah ini sangat penting. Bagaimana generasi setelah kita mengetahui apa itu MPR, itu yang menjadi dasar gagasan penyusunannya," ujarnya.
Dalam proses penyusunannya, MPR RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), yang dinilai memiliki kompetensi kuat di bidang sejarah dan kebudayaan Indonesia.
Kolaborasi ini melibatkan tim dari kedua belah pihak yang telah bekerja selama beberapa bulan terakhir.
“Kita sudah mempunyai tim, baik dari UI maupun dari MPR. Poin-poin sejarahnya juga sudah disusun dan disepakati bersama," tuturnya.
Baca juga : Pemerintah Refocusing Anggaran, Target Hemat Rp 130 T
Lebih lanjut, Ibu Titi memastikan MPR RI akan mendukung penuh dalam pembentukan tim hingga pembiayaan selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pembentukan tim dari UI yang bekerja sama dengan tim MPR sudah dilakukan. Apabila ada kebutuhan lain dan tidak menyalahi peraturan yang berlaku, tentu akan kami dukung,” ujarnya.
Ibu Titi berharap Buku Sejarah MPR ini tidak hanya menjadi referensi internal, tetapi juga mampu memperluas wawasan masyarakat mengenai sejarah dan peran MPR RI.
“Harapan saya buku sejarah MPR ini akan membuka wawasan masyarakat maupun orang MPR sendiri, karena masih banyak yang belum mengetahui sejarah tersebut,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya