Dark/Light Mode

Apresiasi Kinerja PNBP Sektor Energi

Alfons Manibui Dorong Penguatan Tata Kelola dan Hilirisasi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 15:58 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Alfons Manibui, mengapresiasi capaian penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor energi yang telah mencapai sekitar 40 persen dari target APBN 2026 pada kuartal pertama tahun ini.

Menurut Alfons, capaian tersebut menunjukkan sektor energi dan sumber daya mineral masih menjadi salah satu penopang utama ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Ia menilai, kontribusi sektor migas dan minerba terhadap penerimaan negara menjadi sinyal positif bahwa sektor energi nasional masih memiliki daya tahan dan prospek yang kuat.

“Kami mengapresiasi capaian ini karena menunjukkan sektor energi masih menjadi tulang punggung penerimaan negara. Kami juga mendukung langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam memperkuat tata kelola sektor energi agar pengelolaan sumber daya alam semakin efektif, transparan, dan memberi nilai tambah bagi negara maupun masyarakat,” ujar Alfons dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Baca juga : Beniyanto Dorong Penataan Tambang demi Ketahanan Ekonomi Nasional

Menurutnya, momentum positif tersebut perlu dimanfaatkan untuk mempercepat hilirisasi industri nasional dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Alfons menilai, hilirisasi menjadi langkah strategis agar Indonesia tidak hanya bergantung pada ekspor bahan mentah, tetapi juga memperoleh nilai tambah ekonomi yang lebih besar dari pengelolaan sumber daya alam.

Ia menegaskan, percepatan pembangunan dan operasional proyek smelter nasional, termasuk sembilan perusahaan smelter yang saat ini menjadi perhatian pemerintah, perlu terus dikawal agar segera memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan penerimaan negara.

“Hilirisasi harus menjadi strategi jangka panjang untuk memperkuat struktur industri nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global,” katanya.

Baca juga : Dave Laksono: Bentuk Penguatan Tata Kelola Ruang Digital

Selain itu, Alfons menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara optimalisasi penerimaan negara, kepastian investasi, dan keberlanjutan lingkungan.

Menurut dia, stabilitas kebijakan dan iklim investasi yang sehat akan sangat menentukan keberlanjutan kontribusi sektor energi terhadap APBN.

Ia juga berharap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama seluruh pemangku kepentingan dapat terus menjaga produksi dan lifting migas nasional di tengah tantangan geopolitik global dan fluktuasi harga energi dunia.

Di sisi lain, proyek-proyek strategis hilirisasi dan energi nasional diharapkan dapat berjalan tepat waktu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.

Baca juga : Ciptakan Lingkungan Sehat, PKB Dorong Gerakan Pilah Sampah Nasional

“Ke depan, sektor energi harus semakin kuat bukan hanya sebagai sumber penerimaan negara, tetapi juga sebagai penggerak pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk bagi daerah-daerah penghasil sumber daya alam,” tutup legislator asal Papua Barat tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.