Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lestari Moerdijat: Perkuat Tata Kelola Pelestarian Warisan Maritim Nusantara
Kamis, 1 Oktober 2026 10:13 WIB
Sebelumnya
Direktur Eksekutif Musee ID Nofa Farida Lestari berpendapat, museum bahari perlu didorong melampaui fungsi tradisional sebagai tempat menyimpan dan memamerkan koleksi.
Museum, ujar Nofa, harus berkembang menjadi ruang dialog, pendidikan kebangsaan, dan penggerak pembangunan lokal yang berkelanjutan.
Menurut Nofa, museum memiliki posisi strategis untuk mengubah koleksi dan warisan budaya menjadi kesadaran publik. Karena itu, museum perlu ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem pembangunan, bukan hanya sebagai institusi pelestarian sejarah.
Baca juga : Lestari: Data Akurat Prasyarat Kebijakan Konsesi Disabilitas Tepat Sasaran
Sementara itu, Ketua Kelompok Fraksi Partai NasDem di Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru mengungkapkan bahwa Komisi X saat ini sedang membahas RUU Sisdiknas dan museum tidak terlepas dari fungsi edukasi.
Pada RUU Sisdiknas, ujar Ratih, ada pembahasan terkait materi sejarah, seni, dan muatan lokal yang tidak terlepas dari keberadaan museum di tanah air.
Ratih bertekad, ruang kurikulum bisa lebih inklusif sebagai pijakan nyata bagi sumber daya manusia Indonesia untuk tumbuh. Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta Mis’ari mengungkapkan sejumlah kesenjangan.
Baca juga : Lestari Moerdijat: Jangan Biarkan Taman Bacaan Masyarakat Mati Perlahan
Diakui Mis'ari, pendanaan untuk museum sejatinya sudah ada dari pemerintah daerah. Namun, tambah dia, diharapkan pembiayaan itu berkelanjutan, tidak terhadang oleh efisiensi.
Saat ini, ujar Mis'ari, pihaknya membangun kolaborasi dengan museum di Rotterdam, Belanda, terkait upaya pengayaan koleksi museum.
Mis'ari juga berharap, keterlibatan pihak swasta untuk mendukung pengelolaan museum bahari agar mampu berperan menjadi ruang belajar dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya