Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Libur Akhir Tahun Dipangkas
Rerie Ingatkan Tetap Butuh Pencegahan Kerumunan
Rabu, 2 Desember 2020 22:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat meminta, rencana pemangkasan cuti bersama akhir tahun wajib diimbangi dengan disiplin protokol kesehatan yang ketat. Jika tidak, pemangkasan cuti bersama akan sia-sia.
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, upaya pengurangan hari libur itu tidak akan signifikan menekan penyebaran Covid-19 bila para pemangku kepentingan tidak bisa mengendalikan pergerakan massa. Sehingga tercipta kerumunan di sejumlah tempat.
Baca juga : RNI Gandeng Aprindo Amankan Stok Pangan
"Jadi meski durasi liburan dikurangi, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat wajib mengendalikan pergerakan massa," kata Rerie dalam rilisnya yang diterima wartawan, Rabu (2/12).
Menurut Rerie, pemerintah harus ketat memberlakukan aturan pengendalian pergerakan masyarakat. Sehingga, tidak terjadi kerumunan. Sedangkan masyarakat, harus disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan saat menikmati hari liburan.
Baca juga : Menteri Teten : KSPPS Dimungkinkan Jadi Penerima dan Pengumpul Wakaf
Rerie mengingatkan, kerawanan terjadinya kerumunan bukan hanya terjadi pada liburan akhir tahun saja. Tetapi juga pada 9 pemilihan umum kepala daerah di 270 kabupaten/kota, pada 9 Desember.
Rerie meminta upaya pencegahan terjadinya kerumunan harus benar-benar direncanakan dan diterapkan secara baik dan terukur pada Desember ini, mengingat potensi terjadinya kerumunan massa cukup besar. QAR
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya