Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 telah menimbulkan banyak korban jiwa. Data terbaru per Sabtu (16/7), ada penambahan 1.205 kasus kematian akibat Covid-19. Total korban meninggal dunia menjadi 71.397 orang.
Di antara korban meninggal itu, ada dari kalangan wartawan, yang selama ini berjuang memberitakan berbagai hal terkait pandemi Covid-19. Jumlah wartawan yang terinfeksi Covid-19 kian hari terus bertambah. Di Jakarta saja, ada ratusan wartawan yang terpapar Covid-19 dan tidak sedikit yang akhirnya meninggal dunia.
Mendengar kabar ini, Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra, Muhaimin Iskandar, ikut berduka. Politisi yang akan disapa Cak Imin ini menyebut, wartawan merupakan pejuang informasi publik yang berada di garis depan sehingga rawan terpapar Covid-19.
"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Duka mendalam saya untuk sahabat-sahabat wartawan. Mereka adalah pejuang informasi publik. Beristirahatlah dalam damai para sahabatku pejuang pembawa berita," kata Ketua Umum PKB ini, Jumat (16/7).
Politisi yang pernah berprofesi sebagai jurnalis ini berpesan ke para wartawan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalankan tugas keseharian meliput suatu peristiwa. Ia juga berpesan, agar wartawan menggunakan strategi peliputan tidak langsung berinteraksi dalam kerumunan orang. Jika pun harus berinteraksi, pastikan protokol kesehatan betul-betul diperhatikan.
"Tetap mematuhi protokol kesehatan secara disiplin. Jangan pernah diabaikan prokesnya. Tingkatkan empati secara internal dengan saling mengingatkan antarkawan wartawan seprofesi,” pesannya. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya