Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah baliho bergambar Puan Maharani di Kota Medan dirusak Orang Tak Dikenal (OTK). Pengamat politik Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho menilai, motif perusakan tersebut karena rival politik Puan mulai khawatir.
"Perusakan ini menandai kekhawatiran rival seiring meningkatnya intensitas relawan Puan Maharani di kota Medan yang bermunculan," ujarnya, Selasa (9/8).
Baca juga : Lantik 14 Pejabat, Menteri ESDM Daulat Rida Mulyana Jabat Sekjen
Masifnya dukungan relawan di berbagai daerah agar Puan diusung sebagai Capres 2024, menurut Catur, menjadi kekhawatiran bagi parpol lain. Sehingga gerakan masif rakyat di akar rumput itu bisa menjadi ancaman bagi parpol lain yang tengah melakukan konsolidasi untuk mengusung capres lainnya.
Meski demikian, Catur memuji sikap Puan yang tak ambil pusing atas perusakan yang selama ini tertuju padanya. Menurut Catur, Puan mewarisi sikap negarawan dari kakeknya, yakni Soekarno.
Baca juga : Baliho Puan Di Medan Dirusak Orang, Pengamat: Rival Mulai Khawatir
"Puan selalu alami perisakan/bullying, tapi tidak ada satupun yang membuat Puan marah. Ini sikap seorang negarawan. Puan justru memilih diam dan tetap konsolidasi dengan rakyat," katanya.
Untuk diketahui, ratusan baliho bertuliskan 'Puan Maharani Presiden 2024' terpasang di berbagai sudut kota Medan. Belakangan, sebagian baliho-baliho tersebut dirusak orang tak dikenal, seperti baliho yang terpasang di Jalan Letda Sujono, dan baliho di dekat Gerbang Tol Bandar Selamat.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya