Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Airlangga Mundur Dari Ketum Beringin, Idrus Marham Pastikan Tak Ada Intervensi
Selasa, 13 Agustus 2024 17:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Idrus Marham membantah ada intervensi terkait mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum, Minggu (11/8/2024).
"Saya rasa kita hargai keputusan mundur Airlangga Hartarto dari Ketua Umum Partai Golkar. Dan itu nggak ada intervensi sedikit pun," tegas Idrus dalam konfrensi pers Terkait Dinamika yang Terjadi di Pertai Golkar di Indonesia Maju (IM) Center Jl. Taman Matraman Timur Nomor 13B Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2024).
Dia menambahkan, tidak perlu ada kekhawatiran usai Airlangga mundur. Sebab, apapun yang diputuskan Partai Golkar, kata dia, bukan keputusan Airlangga pribadi. Tetapi keputusan atas nama partai, termasuk soal Pilkada 2024.
Baca juga : Ada Apa Dengan Airlangga
"Dan sekali lagi, keputusan-keputusan partai nggak usah ragu," ujarnya.
Ditegaskan pula, mundurnya Airlangga tidak menimbulkan persoalan dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM). Hingga saat ini, kata dia, komunikasi Beringin dengan partai-partai yang tergabung dalam KIM dan lainnya, baik-baik saja.
"Komunikasi fine-fine saja. Misalkan dengan yang lain, dengan Mas Dasco (Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad). Kemudian PDI Perjuanhan dan partai lain itu jalan. Kami sebagai teman, saling tahu dan saling menghargai, itu yang paling penting," ujarnya.
Baca juga : Airlangga Mundur Dari Jabatan Ketum Golkar, Luhut: Itu Hak Pribadi Beliau
Sebelumnya, pengamat politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam menilai, Airlangga mencatat prestasi yang gemilang sebagai Ketua Umum Golkar. Hal itu bisa dilihat dari suara yang dihasilkan Golkar dalam Pemilu 2024.
"Di Pileg kemarin, Golkar mengalami lonjakan elektabilitas yang cukup signifikan dari 12 menjadi 15 persen, kemudian mampu meningkatkan sekitar 17 kursi di Senayan. Itu setara dengan sekitar 18 persen," jelasnya.
Dia juga menilai, Partai Golkar punya peran besar dalam kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Baca juga : Ini Alasan Airlangga Mundur Dari Jabatan Ketua Umum Partai Golkar
"Golkar juga memiliki kontribusi yang cukup besar, bahkan paling besar dalam konteks pemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres yang lalu," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya