Dark/Light Mode

Mega-Prabowo Mau Bertemu, Hasto: Kami Bangun Semangat Persahabatan

Minggu, 6 Oktober 2024 20:04 WIB
Megawati Soekarnoputri berbincang dengan Prabowo Subianto (Foto: Dok. Setpres)
Megawati Soekarnoputri berbincang dengan Prabowo Subianto (Foto: Dok. Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rencana pertemuan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto terus dimatangkan. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pertemuan tersebut merupakan kewenangan strategis Mega.

"Keputusan strategis kewenangan Ibu Ketua Umum," kata Hasto, saat ditanya wartawan usai membuka Rapat Kerja Daerah Khusus PDIP Sumatera Utara, di Kota Medan, Minggu (6/10/2024), seperti dikutip Antara.

Hasto memastikan, Mega dan PDIP memiliki semangat persahabatan dengan tujuan membangun bangsa bersama pihak Prabowo.

Baca juga : Lewat Musik, Heartology Sampaikan Pesan Jaga Kesehatan Jantung

"Kami bangun semangat persahabatan bagi kemajuan negeri. Persoalan pangan, deflasi, penurunan daya beli kelas menengah perlu diperhatikan dan kami harapkan jadi concern kabinet Pak Prabowo," ucap dia.

Ia memastikan, pertemuan antara Mega dan Prabowo merupakan hal yang baik. Hasto menyebut, kerja sama di antara Mega dan Prabowo sudah terjalin sejak lama. Mega pernah menjadi calon presiden yang berpasangan dengan Prabowo pada tahun 2009.

"Pertemuan itu hal yang sangat baik. Karena tidak ada persoalan Bu Mega dan Pak Prabowo. Bahkan di kerja sama Pilpres 2009, ada kesesuaian platform partai soal tani, daulat ekonomi, dan kedaulatan energi. Sehingga untuk kepentingan bangsa dan negara, semua harus bekerja sama," kata dia.

Baca juga : Kapal Layar KRI Bima Suci Sandar di Jepang, Perkuat Hubungan Persahabatan

Hasto meyakini, demokrasi tetap memerlukan penyeimbang dan PDIP pun memerlukan kritik. Akan tetapi, PDIP akan mengedepankan kepentingan bangsa.

Ketika ditanya mengenai kapan rencana pertemuan dilakukan, Hasto mengatakan komunikasi politik secara intens sedang dilakukan. "Partai sedang langkah konsolidasi. Yang jelas ada koneksitas psikologis, koneksitas secara historis," ujar Hasto.

Terkait kemungkinan kerja sama PDIP dengan pemerintahan Prabowo, termasuk soal kemungkinan menteri dari PDIP di kabinet mendatang, Hasto menyebut hal itu merupakan kewenangan Presiden terpilih.

Baca juga : Mendagri Ajak Jajaran BNPP Manfaatkan Potensi Pemgembangan Daerah Perbatasan

"Kami hormati putusan, karena menteri prerogatif Presiden. Melihat tantangan yang ada, diharapkan bentuk kabinet yang profesional, kabinet zaken yang menyelesaikan tantangan ke depan," ucap dia.

Sebelumnya, Prabowo berharap rencana pertemuan dirinya dengan Mega dapat terlaksana sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2024.

"Mudah-mudahan sebelum pelantikan," kata Prabowo, setelah menghadiri pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2024-2029, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.