Dark/Light Mode

Pesan Luhut Ke Para Pengkritik, Tak Ada Gunanya Kita Cakar-cakaran

Minggu, 19 Januari 2025 08:00 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Instagram/luhut.pandjaitan)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Instagram/luhut.pandjaitan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan berpesan kepada para pengkritik pemerintah agar memberikan kritik yang membangun. “Tidak ada gunanya cakar-cakaran,” ujar Luhut.

Pesan itu disampaikan mantan Menko Kemaritiman dan Investasi itu dalam sebuah video di akun Instagram pribadinya, @luhut.pandjaitan, Sabtu (18/1/2025).

Awalnya, Luhut menyampaikan tantangan Pemerintah saat ini. Ia bilang, perang sekarang itu mengarah kepada perang chip, bukan tembak-tembakan seperti dulu.

Baca juga : Teguh Setyabudi: Pergub Bukan Untuk Mudahkan Poligami

“Oleh karena itu, kita harus tetap kompak dalam menghadapi situasi global yang semakin kompleks,” pesan Luhut.

Luhut pun mendorong adanya regulasi yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien. Tujuannya, agar Indonesia bisa beradaptasi dengan industri teknologi yang semakin canggih.

“Dengan kebijakan yang transparan, akuntabel, dan efisien, saya yakin Indonesia dapat menjadi pemain utama di industri teknologi global,” ucap pensiunan jenderal bintang empat ini.

Baca juga : Wibi Andrino: Patut Direvisi Karena Rawan Disalahgunakan

Menurutnya, Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain. Hanya saja, Indonesia masih berkutat pada tantangan terkait regulasi yang harus segera diselesaikan.

“Ketika saya melaporkan hal ini kepada Presiden Prabowo, saya sampaikan pentingnya menjaga kepercayaan dengan kebijakan yang jelas dan janji yang ditepati. Kepastian hukum dan regulasi yang konsisten adalah kunci untuk menarik investasi strategis,” ungkapnya.

Selain itu, Luhut menyampaikan pesan Presiden Prabowo soal persatuan. Luhut menyebut bangsa Indonesia harus kompak dalam menghadapi situasi global yang kurang bagus seperti sekarang ini.

Baca juga : Program MBG Digodok Gerindra 18 Tahun Silam

“Presiden sudah pesankan kita, kekompakan kita. Kita harus bersatu. Dengan keadaan situasi global yang tidak bagus ini, saya minta kita semua kompak,” pinta mantan menko polhukam itu.

Luhut lalu mempersilakan para pengkritik menyampaikan aspirasinya ke Pemerintah. Namun, kritik tersebut harus yang membangun. Jangan kritik yang destruktif. Sebab, Luhut meyakini kebijakan yang diambil Presiden sepenuhnya bertujuan demi kesejahteraan rakyat.

“Banyak orang mengatakan Presiden punya kebijakan, kemauan untuk berantas korupsi, untuk membuat lebih transparan, itu saya kira sudah mulai terlihat. Jadi, nggak gunanya kita cakar-cakaran,” tegas Luhut, mengingatkan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.