Dark/Light Mode

Tepis Dugaan Keterlibatan Bisnis Haram

GEMIRA: Ketua Harian Gerindra Muslim yang Taat

Selasa, 8 April 2025 17:36 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) GEMIRA Sudarto. Foto: Istimewa
Sekretaris Jenderal (Sekjen) GEMIRA Sudarto. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA) menilai, tudingan dan isu miring yang tertuju kepada Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, tak berdasar.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) GEMIRA Sudarto meyatakan, isu Dasco diduga terlibat bisnis haram Judi Online (Judol) jelas fitnah yang tak terverifikasi kebenarannya.

Baca juga : Kemhan Kirim Bantuan Tahap Kedua Korban Gempa Myanmar

"Pak Dasco saya yakin tak terlibat bisnis judi online seperti isu yang dihembuskan. Pak Dasco itu muslim yang taat beragama dan tokoh bangsa yang berintegritas," kata Sudarto dalam keterangannya, Selasa (8/4/2025).

Dia meminta Tempo, maupun media massa lainnya, berhati-hati dalam membuat laporan jurnalistik. Supaya tak terjadi spekulasi yang dapat berdampak pada fitnah yang berujung kegaduhan.

Baca juga : Kebijakan Ketat Pelabelan Nutrisi Picu Kenaikan Investasi Makanan Sehat

Sudarto menilai, penyebutan nama terkait perusahaan Kasino di Kamboja dalam sebuah laporan produk jurnalistik, tidaklah etis. Jangan sampai, sebuah produk pers, tak didukung data yang objektif, valid, dan otentik. Apalagi mengutamakan opini dan asumsi.

"Bukan bentuk kerja jurnalistik yang sehat, karena bisa mengarah pada fitnah dan persepsi publik kepada seseorang yang belum tentu bersalah," ingat Sudarto.

Baca juga : Jangan Kena Jebakan Batman, Kartu Kredit Dan Paylater Bukan Alat Ngutang

Meski demikian, ditegaskan Sudarto, Pemerintahan Prabowo Subianto mendukung dengan tegas kebebasan pers sebagai elemen penting dalam negara demokrasi. Tetapi, lanjutnya, kebebasan bukan berarti bebas dari tanggung jawab.

Sudarto pun mengajak publik tidak menelan mentah-mentah setiap informasi yang beredar. "Namun saya yakin masyarakat Indonesia semakin kritis dan tak mudah digiring oleh narasi satu arah," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.