Dark/Light Mode

Soal Menteri Sowan ke Jokowi

PSI: Menghormati Presiden Sebelumnya Adalah Tradisi Demokrasi

Jumat, 18 April 2025 17:38 WIB
Foto: psi.id.
Foto: psi.id.

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berpandangan, tak ada yang salah jika para menteri Kabinet Merah Putih menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi saat Idul Fitri 1446 H lalu.

Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman mengungkapkan, kunjungan itu adalah bentuk penghormatan. Dalam tradisi demokrasi, lanjut Andy, menghormati mantan presiden adalah bagian dari budaya politik yang sehat.

“Pak Jokowi adalah sosok yang telah memimpin sebagai presiden dua periode dan tetap menjadi tokoh nasional yang dihormati, baik secara personal maupun politik,” katanya, Jumat (18/4/2025).

Beberapa hari terakhir, sejumlah pihak menyebut soal matahari kembar di perpolitikan Indonesia, terkait kunjungan sejumlah menteri ke Jokowi. Di antaranya, politisi PDIP Ganjar Pranowo.

Baca juga : PSI: Silaturahmi Itu Perintah Agama, Kok Malah Dicurigai?

Andy menegaskan, kunjungan-kunjungan tersebut dilakukan dalam kapasitas informal, bukan dalam kapasitas sebagai pejabat negara. Tidak ada pelanggaran hukum, protokol, atau etika dalam konteks pertemuan-pertemuan tersebut.

“Jangan menjalankan politik pecah belah. Persatuan dan nasionalisme jangan sekadar menjadi jargon ideologi, harus dipraktikkan secara nyata dan konsisten,” tegas Andy.

PSI menyesalkan jika ada kekuatan politik yang mengaku berideologi persatuan,ntapi kader dan elitnya gemar menjalankan politik devide et impera.

“Negeri ini lebih memerlukan kerja sama, bukan politik pecah belah. Mohon diingat bahwa Pak Jokowi mendukung penuh pemerintahan saat ini, bukan bagian dari oposisi atau kelompok di luar pemerintahan,” tandasnya.

Baca juga : Sejumlah Menteri Sowan Ke Jokowi, Ara: Pemerintahan Tetap Satu Komando

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut, Presiden Prabowo Subianto menganggap kunjungan para menteri ke kediaman Jokowi merupakan tradisi berlebaran untuk bersilaturahmi kepada mereka yang dituakan atau dihormati.

“Itu bagian dari tata krama lebaran dan untuk itu Pak Prabowo tidak merasa terganggu dengan situasi itu," ujarnya kepada wartawan,.di komplek parlemen, Kamis (17/4/2025).

Ketua MPR itu menegaskan, seluruh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih memiliki komitmen penuh kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tetap tangguh dan solid.

Sekadar latar, sejumlah menteri yang duduk di Kabinet Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Solo untuk menemui Jokosi pada momen Hari Raya Idul Fitri 2025.

Baca juga : Demokrat Puji Sikap Prabowo

Beberapa menteri yang hadir, di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji.

Selain itu, ada juga Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koperasi Budi Arie, Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Juga, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.