Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bursa Calon Ketua Umum
PSI Jateng Masing Bingung Antara Jokowi Atau Kaesang
Selasa, 27 Mei 2025 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) atau Musyawarah Daerah (Musda) bersama 35 Dewan Pimpinan Daerah (DPD PSI) kabupaten/kota se-Jateng di Solo, Minggu (25/5/2025). Hasilnya, nama eks Presiden Jokowi dan anaknya, Kaesang Pangarep masih sama-sama kuat menjadi Calon Ketua Umum (Caketum) DPP PSI 2025-2030.
Ketua DPW PSI Jateng, Antonius Yogo Prabowo mengatakan, saat ini ada dua nama kuat yang mencuat dalam diskusi di internal untuk diusulkan menjadi Caketum DPP PSI periode 2025-2030. Keduanya adalah Ketum DPP PSI petahana Kaesang Pangarep dan eks Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Kami berdiskusi cukup alot dan sepakati dua nama yang sudah benar-benar diukur dan dipertimbangkan,” kata Yogo dalam keterangannya, Senin (26/5/2025).
Namun, Yogo mengungkapkan, hingga saat ini belum ada keputusan resmi siapa yang akan diusung DPW PSI Jateng. Hingga saat ini, kata dia, dukungan masih terbagi antara Kaesang dan Joko Widodo.
Menurut Yogo, Jokowi menjadi salah satu kandidat kuat. Dia mengatakan, ada kedekatan yang kuat antara PSI dan Jokowi. Kata dia, Jokowi memiliki peranan sebagai panutan politik.
“Ketika kami hadir di rumah Pak Jokowi di Sumber beberapa hari lalu, beliau tidak mempermasalahkan ketika namanya muncul jadi salah satu kandidat ketum PSI,” kata Yogo.
Baca juga : KPK Geser 13 Kendaraan Mewah Ke Rupbasan Jaktim
Sedangkan untuk Kaesang Pangarep, kata Yogo, juga masih mendapat dukungan kuat di internal DPW PSI Jateng. Kaesang, kata dia, selama masa kepemimpinannya, dinilai berhasil membawa kemajuan signifikan bagi partai berlambang Mawar ini.
“Jumlah anggota legislatif PSI meningkat signifikan dan partai berhasil mengusung banyak calon kepala daerah di bawah kepemimpinan Mas Kaesang,” puji dia.
Yogo melanjutkan, sesuai mekanisme internal partai, kandidat Ketua Umum DPP PSI harus mendapatkan dukungan minimal lima rekomendasi dari DPW dan 20 rekomendasi dari DPD. Terkait pelaksanaan kongres nasional PSI, kata Yogo, pembukaan akan dilakukan di Graha Saba Solo dan penutupan di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
“Panitia juga telah menyiapkan undangan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) di tingkat nasional. Kami ingin menjadikan kongres ini sebagai forum nasional yang terbuka dan inklusif,” kata dia.
Berbeda, Ketua DPW PSI Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Surya alias Cuya menegaskan, pihaknya sudah resmi memberikan dukungan kepada Kaesang Pangarep sebagai caketum PSI periode 2025-2030.
Dukungan tersebut, kata dia, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) bernomor 001/SR/DPW/V/2025 yang ditandatangani oleh Ketua DPW PSI Sulsel, Muhammad Surya pada Kamis, 22 Mei 2025.
Baca juga : Lemdiklat Polri Mesti Cegah Aksi Menyimpang Personel
“Kami percaya di bawah kepemimpinan Kaesang mampu membawa kemajuan bagi partai,” ujar Cuya pada Senin (26/5/2025)
Cuya menilai, Kaesang membawa semangat baru yang inovatif sejak dipercaya memimpin PSI pada 2023. Dia berharap, dukungan dari PSI Sulsel menjadi modal kuat bagi Kaesang di kongres nasional yang akan digelar pada Juli 2025.
“Kami yakin di bawah kepemimpinan Mas Kaesang, PSI akan semakin solid dan mampu berkontribusi nyata di panggung politik nasional,” tegas Cuya.
Sementara, Ketua DPD PSI Solo, Trie Mardiyanto mengatakan, nama eks Presiden Jokowi saat ini menjadi perbincangan di internal kader arus bawah untuk diusung menjadi caketum DPP PSI. Sebab, semua orang sudah mengetahui perjalanan politik Jokowi dan pengaruhnya masih sangat kuat di tingkat nasional.
“Ini aspirasi dari bawah, tapi belum ada keputusan final. Masih perlu dibahas lebih lanjut secara organisasi,” ujar Trie, Senin (26/5/2025).
Terkait pelaksanan kongres nasional PSI di Solo, Trie mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan sejak beberapa pekan terakhir. Hanya saja, kata dia, sejumlah teknis pelaksanaan masih menunggu kepastian dari DPP PSI.
Baca juga : Diatur Oke, Asal Ongkir Gratis Nggak Dilarang
“Jadi untuk progresnya kami masih menunggu update lebih lanjut dari pusat,” beber Trie.
Menurut Trie, lokasi pembukaan kongres sementara ini direncanakan di kawasan Saba Buana dan Edutorium UMS selama dua hari, yakni 19 dan 20 Juli 2025. Namun, dia mengatakan, lokasi tersebut masih bersifat tentatif dan dapat berubah menyesuaikan kondisi dan arahan dari panitia pusat.
“Panitia lokal bersama DPP PSI saat ini tengah melakukan proses verifikasi data keanggotaan,” ungkapnya.
Bahkan, kata Trie, beberapa kader PSI di berbagai daerah telah menerima pesan singkat atau WhatsApp dari DPP PSI yang meminta konfirmasi keanggotaan, sebagai bagian dari proses seleksi peserta kongres dan pemilih sah dalam pemilihan ketua umum.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya