Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Minta Rommy Hentikan Provokasi dan Mundur
Ribuan Kader DPC PPP Se-Jakarta Geruduk DPP
Rabu, 4 Juni 2025 20:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ribuan massa yang tergabung dari berbagai DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se DKI Jakarta, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPP PPP, Rabu (4/6/2025).
Ketua DPC PPP Jakarta Utara Junaedi mengatakan, seluruh kader di tingkat DPC PPP merasa tersinggung dengan pernyataan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Muhammad Romahurmuziy (Rommy) yang dinilai mendiskreditkan pengurus DPC PPP se-Indonesia, dengan menganggap pengetahuan politik Ketua DPC masih jauh dibanding dia.
"Maka terjadilah aksi pada hari ini. Kita semua punya hak sebagai warga negara untuk menyampaikan suara dalam rangka memurnikan marwah dan kehormatan PPP," kata Junaedi, Rabu (4/6/2025).
Menurut Junaedi, seluruh pengurus PPP memiliki kecerdasan yang sama, baik di tingkat DPP, DPW, maupun DPC.
Baca juga : Gubernur Pramono Anung Resmikan Masjid Di Kawasan Hunian Jakarta Garden City
"Semuanya berisikan manusia yang memiliki kepala yang sama, isi kepala sama, insting sama. Hanya kesempatan dan fasilitas saja yang membedakan. Bung Rommy sekarang berada di DPP tentunya harus menghormati kami yang berada di DPC," sambungnya.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Cabang PPP Jakarta Barat Siswanto menegaskan, mereka ingin Ketua Majelis Pertimbangan PPP Rommy agar menahan diri dari nafsu untuk cawe-cawe.
"Dia harus menghentikan segala kegaduhan dan provokasi antar kader PPP. Kami meminta Plt Ketua Umum PPP, Bapak Mardiono menganulir dan memecat Rommy sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai," pintanya.
Dia menilai, rekam jejak Rommy selaku Ketua Umum PPP tahun 2019 dan ditangkap KPK, masih terasa di Pemilu 2024 kemarin. Sehingga partai Kabah ini gagal masuk Senayan.
Baca juga : Lima Gubernur Terpilih Gabung Ke Partai Gerindra
"Ingatan masyarakat belum hilang atas kasus korupsinya Rommy, dia banyak membuat sejarah kelam di PPP," ujarnya.
Ditambahkan, aksi hari ini merupakan bentuk solidaritas dari pengurus DPC PPP se-DKI Jakarta yang merasa terhina atas ucapan Rommy di media massa.
"Ucapan Mas Rommy yang bilang pengetahuan DPC hanya sebatas itu, sangat mengganggu DPC-DPC yang sudah berusaha menjadi pendulang suara partai dan mesin penggerak Pemilu," katanya.
"Sebetulnya Bung Rommy itu tidak pernah menjadi Ketua PAC maupun DPC. Maklum saja, dia bypass langsung masuk DPP. Makanya begitu mudahnya dia menghina DPC," pungkasnya.
Baca juga : Menteri Keamanan Israel Ancam Mundur, Jika Netanyahu OK Dengan Kesepakatan Gaza
Sebelumnya, Rommy membantah dirinya mengobrol dan memperdagankan PPP. Ia bahkan menyebut, pihak yang menuding dirinya menjual partai, tidak paham politik.
"Yang komentar itu, maknanya tidak punya cukup pengetahuan politik. Mesti sekolah politik dulu beberapa SKS," ujarnya, Senin (2/6/2025) pagi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya