Dark/Light Mode

Mahadewi: Hati Ibu Ada Di Jalanmu, Berkendaralah Dengan Ilmu

Selasa, 23 Desember 2025 17:01 WIB
Ketua Umum (Ketum) Mahadewi, Ike Suharjo. Foto: Dok Mahadewi
Ketua Umum (Ketum) Mahadewi, Ike Suharjo. Foto: Dok Mahadewi

RM.id  Rakyat Merdeka - Organisasi sayap Partai Gema Bangsa, Mahadewi, menggelar diskusi daring bertajuk ‘Hati Ibu Ada Di Jalanmu, Berkendaralah Dengan Ilmu’ di Jakarta, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini, sekaligus memperingati Hari Ibu 2025.

“Ibu itu adalah agen perubahan. Keselamatan anak-anak kita, dimulai dari rumah. Jadi, kaum ibu perlu mendapatkan dukungan positif, termasuk edukasi dalam berkendara,” kata Ketua Umum (Ketum) Mahadewi, Ike Suharjo.

Ike mengatakan, di momentum Hari Ibu ini, pihaknya ingin memberikan edukasi terhadap perempuan khususnya emak-emak, yang kerap mendapatkan preseden buruk dalam berkendara.

Baca juga : Hari Ibu Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Tonggak Sejarah Perjuangan Perempuan

Bahkan, tidak sedikit publik menilai emak-emak sebagai ‘penguasa jalanan’. Sejumlah video bahkan beredar di media sosial. Mulai dari ibu-ibu kebut-kebutan naik motor tanpa helm, melawan arah, belok dengan sein yang salah, hingga marah-marah ketika ditegur maupun ditilang polisi.

Harapannya, sikap seperti ini dikurangi demi keselamatan berkendara.

“Jadi, mari kita saling mengedukasi, jangan sampai kita menyesal di kemudian hari. Ingat, perilaku ibu itu bisa ditiru anak-anaknya. Ibu adalah madrasah pertama,” pungkasnya.

Baca juga : Akhiri Kunker Asia Tenggara, Andi Gani Perkuat Kerja Sama Dengan VNUBW

Senada, Pakar Keselamatan Jalan, Novita Sari berharap kaum ibu justru menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara. Jadi, di dalam keluarga tersebut meniru sikap kehati-hatian seorang ibu, hingga dapat menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Berdasarkan Safety Report WHO 2023, kata Novita, kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian nomor 1 bagi anak muda di dunia. Angka ini, bukan sekadar statistik, tetapi sebuah peringatan bagi semua.

Novita mengamini, memiliki kesulitan memberikan edukasi agar anak sekolah di bawah usia 17 tahun tidak membawa kendaraan ke sekolah.

Baca juga : Ini Rute dan Jadwal Sistem Satu Arah Di Jalan Lebak Bulus II dan III

Program ini dinilai banyak gagal karena berbagai tantangan seperti menghemat ongkos, hingga kemandirian. Padahal, katanya, jika seorang ibu bisa mengedukasi dengan baik seperti melarang penggunaan sepeda motor di bawah usia 17 tahun, sudah cukup mencegah angka kecelakaan bahkan kematian di jalan raya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.