Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tanggapi Isu Reshuffle, PAN Tegaskan Hak Prerogatif Presiden Dijamin Konstitusi
Sabtu, 24 Januari 2026 20:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN), Saleh Partaonan Daulay, menegaskan bahwa keputusan mengenai perombakan kabinet atau reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, konstitusi menjamin wewenang presiden untuk mengevaluasi kinerja para pembantunya di kabinet. Saleh menyebutkan bahwa presiden memiliki mekanisme sendiri dalam memantau kinerja seluruh anggota kabinet.
Jika dalam perjalanannya presiden merasa perlu melakukan evaluasi, hal tersebut tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun.
Baca juga : Tim Reformasi Polri Harus Dijalankan Hati-hati dan Konstitusional
"Siapa pun tidak punya kewenangan untuk membatasi kewenangan presiden ini. Penilaiannya tentu murni dari beliau. Bisa saja berdasarkan evaluasi pribadi atau bisa juga atas masukan orang lain yang dinilainya benar," ujar Saleh dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).
Ketua Komisi VII DPR ini menyadari bahwa isu reshuffle kerap memicu ketidakpuasan bagi sejumlah pihak, terutama jika sosok yang diganti dianggap memiliki kinerja baik oleh publik. Namun, ia menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan kepala negara.
"Kalau sudah diputuskan presiden, semua harus mengikuti," tegas mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah tersebut.
Baca juga : Apa Itu Rehabilitasi, Hak Prerogatif Presiden Yang Diberikan Untuk Eks Bos ASDP?
Terkait desas-desus perombakan ini, PAN berharap sosok pengganti yang dipilih nantinya memiliki kualifikasi yang jauh lebih baik. Hal ini dinilai krusial mengingat banyaknya pekerjaan rumah pemerintah yang harus segera dituntaskan, terutama dalam membumikan program Asta Cita Prabowo-Gibran.
Selain tantangan rutin, Saleh juga menyoroti perlunya perhatian serius terhadap penanganan musibah di Sumatera yang membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah pusat. Di level global, ia meyakini Prabowo ingin Indonesia tampil lebih dominan melalui berbagai kerja sama internasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
"Kita tunggu saja bagaimana keputusannya nanti. Apa pun yang diputuskan, semoga dapat membawa kebaikan bagi semua," pungkas legislator asal Dapil Sumut II tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya