Dark/Light Mode

Gelar Imlek 2577, AHY: Demokrat Rumah Besar Keberagaman

Kamis, 19 Februari 2026 15:08 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan sambutan dalam Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Partai Demokrat bertema Harmoni Nusantara: Bersama Kita Kuat-Bersatu dalam Harapan Indonesia di Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026). Foto: Partai Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan sambutan dalam Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Partai Demokrat bertema Harmoni Nusantara: Bersama Kita Kuat-Bersatu dalam Harapan Indonesia di Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026). Foto: Partai Demokrat

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrat menjadikan perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 sebagai momentum mempertegas komitmen kebangsaan dan penguatan nilai multikulturalisme di Tanah Air.

Bagi Demokrat, Imlek bukan sekadar tradisi, tetapi simbol kehangatan, persatuan, dan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan sambutan dalam Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Partai Demokrat bertema Harmoni Nusantara: Bersama Kita Kuat – Bersatu dalam Harapan Indonesia di Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026).

“Demokrat adalah rumah besar untuk semua suku, agama, ras, etnis, dan budaya. Kita tidak pernah membeda-bedakan dari mana kita berasal,” tegas AHY.

Baca juga : Ucapkan Selamat Imlek, Menag: Semoga Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan

Perayaan ini menjadi yang pertama kali digelar Partai Demokrat dan disambut hangat keluarga besar partai, khususnya kader keturunan Tionghoa. Kegiatan tersebut juga dihadiri masyarakat umum, tokoh Tionghoa, serta kader dari berbagai latar belakang agama.

AHY menekankan, warga Tionghoa merupakan bagian utuh bangsa Indonesia, dengan hak dan tanggung jawab yang setara sebagai anak bangsa.

Menurutnya, semangat Imlek yang sarat nilai kebersamaan dan harapan baru harus dimaknai sebagai energi memperkuat solidaritas nasional.

Sebagai partai nasionalis-religius, AHY menegaskan Demokrat konsisten mendukung kebijakan yang memperkuat persatuan. Sikap itu, kata dia, sejalan dengan langkah Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2014 yang mengganti istilah ‘Cina/China/Tjina’ menjadi ‘Tionghoa’ serta menghapus berbagai praktik diskriminatif sebagai bentuk rekonsiliasi bersejarah.

Baca juga : Besok Sidang Isbat, Semoga Puasa Barengan

“Bhinneka Tunggal Ika, Unity in Diversity, bukan sekadar jargon. Ini adalah kesepakatan kolektif kita sebagai bangsa,” ujar AHY.

Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY juga menegaskan pembangunan nasional harus bersifat inklusif, adil, dan merata.

“Infrastruktur bukan hanya soal fisik, tetapi penghubung harapan dan pembuka kesempatan, dengan prinsip no one left behind, no region left behind, no generation left behind. Warisan terbesar bangsa bukan hanya pembangunan fisik, melainkan toleransi, persatuan, kepercayaan, dan keutuhan sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Imlek Partai Demokrat 2026, Merry Riana, mengatakan perayaan tahun ini mengusung pesan persatuan dan keberagaman sebagai fondasi bangsa.

Baca juga : Gelandang Timnas Ivar Jenner Resmi Berseragam Dewa United

Dia mengaku terharu atas terselenggaranya acara tersebut dan menegaskan Imlek kali ini menjadi simbol persatuan nasional sekaligus penegasan bahwa Demokrat adalah partai inklusif dan terbuka bagi semua lapisan masyarakat.

“Ini pesan bahwa Indonesia indah karena beragam. Perbedaan bukan alasan untuk menjauh, melainkan alasan untuk saling merangkul dalam kebersamaan,” kata Merry.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie.

Turut hadir Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendahara Umum Irwan Fecho, Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, serta jajaran pengurus DPP Partai Demokrat lainnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.