Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Di Acara Konsolidasi Jengggala Center
JK Seratus Persen Dukung Jokowi
Senin, 4 Februari 2019 07:41 WIB
Sebelumnya
Dikatakan Iskandar, JK ingin Indonesia dipimpin oleh pemimpin yang punya pengalaman dan harus mengantongi kredibilitas. Kedua hl itu ditemukan dalam sosok Jokowi-Ma’ruf Amin. Pasangan ini, sambungnya, memiliki beberapa kelebihan. Dari aspek ideologi, keduanya adalah representasi perpaduan nasionalis-religius yang menjunjung nilai-nilai Pancasila.
Dari aspek kepribadian, menunjukkan kesederhanaan dan ketawadhu’an, pekerja keras, kerja strategis, dan kerja ikhlas. Kemudian, dari aspek kepemimpinan, membangun keterbukaan, partisipasi dan berorientasi hasil kerja. “Ini yang tidak kalah penting.
Baca juga : Intelektual Kampus Turun Gunung Dukung Prabowo
Presiden Jokowi juga memiliki integritas, kejujuran, dan terus berupaya mempersatukan seluruh potensi anak bangsa,” ungkapnya.
Jenggala Center adalah lembaga riset yang didirikan oleh JK. Selain bergerak di bidang riset, lembaga ini ikut berperan dalam pemenangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014 lalu.
Baca juga : PDIP: Menteri Amran Berhasil Terjemahkan Keinginan Jokowi
Dalam acara tersebut, Iskandar didampingi beberapa orang pengurus Jenggala Center yang juga politisi Partai Golkar, yakni Ibnu Munzir dan Mukhtaruddin. Menteri Sosial Agus Gumiwang dan Ketua TKN Erick Thohir hadir di acara tersebut. [HEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya