Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 10 Pemain Tiga Singa Singkirkan Meksiko
- Bungkam Brazil, Erling Haaland: Ini Anugerah Tuhan
- BRINS Bayarkan Klaim Asuransi Rp950 Juta Untuk Korban Banjir Di Probolinggo
- Kapolri Ajak Brigade Persis Jaga Persatuan Demi Dukung Program Pemerintah
- Harry Kane Bangga Inggris Singkirkan Meksiko, Siap Tantang Norwegia
RM.id Rakyat Merdeka - Menjelang Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), nama Wakil Ketua Umum Partai Golkar Wihaji menguat sebagai calon Ketua Umum.
Dukungan terhadap mantan Bupati Batang itu disebut datang dari mayoritas pengurus MKGR di berbagai daerah.
Mubeslub Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026 di Jakarta untuk memilih ketua umum baru menggantikan Adies Kadir, yang telah mengundurkan diri setelah diangkat sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Ormas MKGR Maman Abdurrahman mengatakan Mubeslub akan dibuka pada 11 Juli dan dijadwalkan dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Baca juga : BM PAN DIY Resmi Dukung Mitra Fahrudin Maju Jadi Ketua Umum
"Mubeslub akan dibuka tanggal 11 Juli di Jakarta dan insyaallah akan dihadiri juga oleh Pak Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar," kata Maman dalam konferensi pers di Kantor DPP Ormas MKGR, Bendungan Hilir, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Konferensi pers tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Ormas MKGR Soedeson Tandra, Ketua Panitia Penyelenggara Dyah Roro Esti, Ketua Panitia Pelaksana Abraham Sridjaja, dan Ketua Panitia Pengarah Alien Mus.
Maman menjelaskan, agenda utama Mubeslub adalah menerima pengunduran diri Adies Kadir, mengesahkan penunjukannya sebagai Plt Ketua Umum, serta memilih ketua umum definitif yang baru.
"Tugas saya hanya satu, memastikan proses transisi berjalan dengan baik," tuturmya.
Baca juga : Jokowi Mulai Blusukan Hari Ini
Menurut Maman, pengunduran diri Adies Kadir dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan yang mewajibkan hakim MK melepaskan jabatan di organisasi yang terafiliasi dengan partai politik.
"Pak Adies Kadir sangat menjunjung tinggi asas konstitusi, karena hakim MK wajib mengundurkan diri dari organisasi yang terafiliasi dengan parpol. Beliau sudah mengundurkan diri pada awal Februari 2026," katanya.
Menanggapi munculnya nama Wihaji sebagai kandidat terkuat Ketua Umum MKGR, Maman mengakui aspirasi tersebut berkembang cukup kuat di kalangan pengurus daerah.
"Berdasarkan opini dan aspirasi yang muncul dari pengurus Ormas MKGR di daerah, mengusulkan Pak Wihaji menjadi Ketua Umum MKGR. Sebagian besar mengusung Pak Wihaji. Pendaftaran dibuka pada 9 hingga 10 Juli," ucap Maman.
Baca juga : Jelang Kongres BM PAN, 6 Calon Ketua Umum Adu Gagasan Di Bulungan
Meski demikian, Maman menegaskan seluruh mekanisme organisasi akan tetap dijalankan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Menurutnya, keputusan akhir mengenai Ketua Umum MKGR tetap akan ditentukan melalui forum Mubeslub.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya