Dark/Light Mode

Perkuat Regenerasi Dan Kaderisasi

Golkar Jatim Prioritaskan Peran Anak Muda Dalam Kepengurusan

Jumat, 31 Juli 2026 06:45 WIB
Ketua DPD I Golkar Jatim, Ali Mufthi. (Foto: Instagram/alimufthi.official)
Ketua DPD I Golkar Jatim, Ali Mufthi. (Foto: Instagram/alimufthi.official)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengintruksikan DPD II, atau pengurus di tingkat kabupaten dan kota, untuk memperkuat regenerasi dan peran kader muda dalam komposisi kepengurusan periode 2026-2031. Upaya tersebut tak sekadar bertujuan memperkuat kaderisasi dan regenerasi, tapi juga bagian dari stategi mementangkan Pemilu 2029.

Ketua DPD I Golkar Jatim, Ali Mufthi menegaskan, seluruh DPD II harus mengedepakan semangat regenerasi dalam membangun kepengurusan di daerah. Dia meminta, sebanyak 60 persen kepengurusan DPD II Golkar periode 2026-2031 diisi oleh kader muda, sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dan upaya memenangkan hati rakyat. 

“Susunlah kepengurusan dengan komposisi 60 persen anak muda, dan 40 persen kader senior. Anak muda harus diberi kesempatan, sementara senior menjadi pembimbing agar organisasi tetap seimbang,” ujarnya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar Kabupaten Sumenep di Ballroom Hotel C1, Sumenep, Jatim, Kamis (30/7/2026). 

Dia menjelaskan, regenerasi kepemimpinan harus dipadukan dengan pengalaman kader senior, agar mesin partai semakin kuat dan mampu menjawab tantangan politik ke depan. Selain itu, tambah Ali, kepengurusan dengan komposisi 60 persen kader muda, juga bagian dari strategi memenangkan hati masyarakat Jatim di Pemilu mendatang. 

Baca juga : OJK: Usut Tuntas Dugaan Penagih Lecehkan Nasabah

“Regenerasi kepengurusan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda, bila Golkar ingin menjadi kekuatan utama di berbagai daerah. Termasuk, merebut kursi Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Kabupaten Sumenep pada Pemilu 2029,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Ali mengatakan, perpaduan energi kader muda dan pengalaman kader senior, akan melahirkan organisasi yang lebih adaptif, solid, dan mampu menarik simpati masyarakat. Sebab itu, harap dia, Musda harus menjadi ajang konsolidasi, bukan arena konflik internal yang berpotensi melemahkan partai. 

“Selain regenerasi, kita harus menjaga kekompakan seluruh kader. Kalau Musda berjalan lancar dan aklamasi, Insya Allah Golkar bisa meraih kemenangan di Pemilu 2029,” pesannya. 

Ali menambahkan, Musda bukan sekadar forum untuk memilih ketua, atau membentuk struktur kepengurusan baru. Menurut dia, Musda merupakan momentum memperkuat struktur organisasi, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan soliditas seluruh kader menghadapi agenda politik ke depan. 

Baca juga : Airlangga Optimistis RI Jadi Pusat MICE Global

Dalam Musda tersebut, A Navis El Zuhdi alias Gus Navis terpilih secara aklamasi, sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumenep periode 2026–2031. Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsoyudo, serta tokoh masyarakat dan ulama se-Kabupaten Sumenep. 

Gus Navis menegaskan, pihaknya siap menjalankan seluruh instruksi dan target yang diamanahkan. Dia berjanji membawa pembaruan dalam tata kelola organisasi, serta menjadikan Golkar lebih terbuka dan menjangkau seluruh elemen masyarakat. 

“Saya memutuskan maju, karena ingin memperkuat peran Partai Golkar di tengah masyarakat. Kami akan memastikan seluruh hak politik masyarakat bisa terpenuhi, termasuk hak untuk memilih dan dipilih,” ucapnya. 

Gus Navis menambahkan, dukungan struktur partai di tingkat kecamatan, merupakan modal atau kekuatan politik untuk menjalankan agenda konsolidasi ke depan. Dia memastikan, pihaknya akan membangun dan memperkuat sruktur organinsasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan, agar kehadiran kader-kader Golkar membawa dampak nyata bagi masyarakat. 

Baca juga : Audit Bangunan Sekolah Berusia Di Atas 10 Tahun

“Golkar hadir sebagai solusi. Kami tidak hanya hadir menjelang Pemilu. Kami akan menjadikan sekretariat partai sebagai ruang untuk tumbuh dan bekerja bersama masyarakat, bukan sekadar tempat konsolidasi para kader,” tandasnya. 

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsoyudo berharap, kepengurusan baru Golkar di Kabupaten Sumenep mampu menjaga soliditas, serta terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan Pemerintah Daerah. “Partai politik merupakan salah satu mitra Pemerintah dalam membangun daerah. 

Golkar harus terus memperkuat soliditas internal dan menerapkan strategi politik yang baik, untuk menguasai Kabupaten Sumenep,” ujarnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.