Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Setelah Golkar, PKB & PAN Menyusul
Prabowo 2 Periode Terus Disuarakan
Selasa, 13 Oktober 2026 08:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat dua periode terus menguat. Setelah Partai Golkar, PAN dan PKB menyusul menyatakan dukungan ke Prabowo untuk maju kembali di Pilpres 2029.
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menerangkan, partainya konsisten bersama Prabowo. Dukungan untuk Prabowo maju di Pilpres 2029 sudah disampaikan jauh-jauh hari oleh Ketua Umum Zulkifli Hasan.
"Sikap itu sudah dinyatakan resmi oleh Ketua Umum PAN, Bang Zulkifli Hasan, di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN 2025," kata Viva, saat dihubungi Rakyat Merdeka, Senin (12/10/2026).
Menurut Viva, sikap PAN mendukung Prabowo sudah jelas. PAN tidak akan goyah dan tidak akan pindah ke lain hati.
"Justru yang harus ditanya itu kepada partai-partai yang masih mengambang, masih berhitung, masih wait and see," tandas Wakil Menteri Transmigrasi itu.
Baca juga : Timur Tengah Makin Membara
Dalam puncak peringatan HUT ke-28 PAN, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026), Zulkifli Hasan juga sudah menegaskan, PAN akan mendukung Prabowo di Pilpres 2029. Saat itu, pria yang akrab disapa Zulhas ini menegaskan, dirinya bersama Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia sepakat tidak akan nyapres.
"Saya dan Pak Bahlil sepakat, Presiden biar Pak Prabowo saja,” ucap Zulhas, saat itu.
Wakil Ketua Umum PAN Saleh Partaonan Daulay menguatkan pernyataan Zulhas ini. Saleh menegaskan, Zulhas setia dengan Prabowo. “Bang Zulhas dan PAN selalu komit mendukung Prabowo,” ujar Saleh, kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).
PKB menyatakan hal yang sama. Wakil Ketua Umum PKB Faisol Reza menilai, Prabowo layak melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua.
"PKB mendukung 100 persen atau bahkan 1.000 persen pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai capres 2029. Karena memang beliau sangat layak kembali memimpin Indonesia untuk dua periode," ucap Faisol.
Baca juga : MotoGP Mandalika Kembali Dipuji Dunia
Ia menjelaskan, dukungan PKB didasarkan pada penilaian sejumlah program strategis Pemerintah telah direalisasikan dengan baik. Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
Faisol berharap, Prabowo bersedia maju kembali. Apalagi, ia melihat, dukungan rakyat ke Prabowo masih sangat tinggi.
"Jangan sampai beliau berpikiran rakyat sudah tidak mendukung. Padahal, rakyat mendukung beliau untuk maju kembali memimpin Indonesia. Baik diutarakan secara langsung maupun melalui partai politik," tutur Wakil Menteri Perindustrian itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan, partainya sudah menetapkan pilihan untuk kembali mengusung Prabowo sebagai capres. "Ya sejak akhir 2024, standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo," terang Doli.
Untuk posisi Cawapres, Golkar belum membicarakan nama. Menurut Doli, pembahasan mengenai Cawapres biasanya dilakukan menjelang pendaftaran Pilpres.
Baca juga : Stok Beras Aman, BBM Cukup Untuk 20 Hari
Ia menegaskan, penentuan Cawapres merupakan kewenangan Capres. Karenanya, Golkar belum merasa perlu membahas pasangan Prabowo untuk Pilpres 2029. Terlebih, Pemerintah saat ini masih berfokus menjalankan berbagai programnya.
“Makanya, sampai sekarang Golkar belum mau bicara tentang Wakil Presiden,” tandas anggota Komisi II DPR itu.
Doli menambahkan, Golkar saat ini mengarahkan seluruh jajaran partai untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dukungan tersebut bertujuan memastikan program Pemerintah berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
"Agar semua program itu deliver dan masyarakat merasakan manfaatnya,” jelas Doli.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya