Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto merasa prihatin dengan dualisme yang terjadi di Partai Demokrat.
"Ya tentunya Partai Golkar prihatin, kalau ada partai bermasalah," ujar Airlangga, seusai acara Rapimnas I Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (6/3).
Baca juga : Moeldoko Bikin Kisruh Demokrat, Jokowi Diminta Turun Gunung
Airlangga mengaku tidak mendalami soal dualisme itu. Namun, belajar dari sejarah Partai Golkar, sebaiknya parpol mengayomi seluruh ide dan gagasan para kadernya. "Partai Golkar berpengalaman, dan tentunya mempersilakan semua," ungkapnya.
Seperti diketahui, saat ini Partai Demokrat mengalami dualisme. Pertama hasil Kongres V, pada Maret 2020, yang menetapkan secara aklamasi Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Baca juga : Seknas Jokowi: Jangan Tarik-tarik Presiden Seolah Terlibat
Belakangan, muncul klaim Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara, dengan instan menetapkan Moeldoko sebagai Ketum Partai Demokrat. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya