Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Beri Kesejukan dan Pendidikan Politik
BPIP Ajak Seluruh Tokoh Agama Sukseskan Pemilu 2024
Selasa, 28 November 2023 13:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengajak seluruh tokoh agama untuk memberikan kesejukan dan pendidikan politik dalam menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.
"Paling penting bagaimana tokoh agama memberikan kesejukan dan tidak memprovokasi, tetapi memberikan kecerahan, agar Pemilu yang adil dan damai, dan kita bersama-sama mengawalnya,“ ajak Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo, Selasa (28/11/2023).
Dia juga mengajak masyarakat untuk mengawasi kerja-kerja lembaga penyelenggara Pemilu.
Baca juga : Gelar Forum R20 ISORA, PBNU Ajak Para Tokoh Agama Dunia Damaikan Perang Di Palestina
Tujuannya, agar penyelenggara Pemilu, baik Bawaslu maupun KPU tidak mengistimewakan calon tertentu.
"Bawaslu harus berperan secara aktif, kalau Bawaslu tidak aktif, maka masyarakat harus mengingatkan, menegur, mengkritik, bahkan masyarakat bisa memberikan mosi tidak percaya kepada Bawaslu karena tidak menjalankan tugasnya,” tegasnya.
Jika semua pihak berkomitmen untuk menjaga jalannya Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (luber-jurdil), dijelaskan Benny, netralitas bukan sekedar jargon.
Baca juga : Unas Gelar FGD Arah Kebijakan Pembangunan Politik Bersama BK DPR
Sehingga, ditegaskan pria yang akrab disapa Romo Benny itu, Pemilu dapat menjadi pesta demokrasi yang membawa kebahagiaan dan kesejahteraan.
Dia bilang, Pemilu yang luber-jurdil hanya mungkin terjadi kalau masyarakat mau mengawasi jalannya pesta demokrasi.
Pengawasan juga dibutuhkan agar Bawaslu dan KPU bisa bersikap profesional dalam bertugas.
Baca juga : Tudingan Polisi Tidak Netral Bisa Ganggu Pemilu 2024
“Bawaslu harus berperan secara aktif, kalau Bawaslu tidak aktif, maka masyarakat harus mengingatkan, menegur, mengkritik, bahkan bisa masyarakat bisa memberikan mosi tidak percaya, karena Bawaslu tidak menjalankan tugasnya,” imbuh Romo Benny.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya