Dark/Light Mode

Kader Banteng Sebut Ada Yang Cawe-cawe

Koalisi PDIP Dan Golkar Di Banten Rawan Bubar

Sabtu, 3 Agustus 2024 07:30 WIB
Ketua DPP PDIP Deddy Yevry Sitorus
Ketua DPP PDIP Deddy Yevry Sitorus

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hampir pasti berkoalisi dengan Partai Golkar di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024. Koalisi ini belum final karena masih tarik-menarik untuk posisi gubernur dan wakil gubernur

“Sampai hari ini kita (koalisi) akan dengan Golkar. Kecuali ada yang mau cawe-cawe, mak­sain. Jangan gitu?,” kata Ketua DPP PDIP Deddy Yevry Sitorus dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).

Koalisi ini akan menduetkan Airin Rachmi Diany sebagai Bakal Calon Gubernur Banten dan Ade Sumardi sebagai Bakal Calon alon Wakil Gubernur Banten.

Namun, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar, Dito Ariotedjo menegaskan, koalisi PDIP dan Partai Golkar di Pilgub Banten masih dalam proses penjajakan. Kata dia, keputusan koalisi atau tidak, tergantung perkembangan politikterakhir.

“Belum ada keputusan pasti,” ujar Dito dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).

Baca juga : Dudung Dorong Pemuda Songsong Indonesia Emas

Dito mengakui, Koalisi Indonesia Maju (KIM) kemungkinan memiliki jagoan yang berbeda untuk Pilgub Banten 2024. Seperti, Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengusung pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

“Hal ini wajar terjadi. Sebab, setiap daerah memiliki kekhusu­san masing-masing,” katanya.

Meski demikian, Dito mengatakan, Partai Golkar masih memprioritaskan untuk berkoalisi dengan KIM. Kata dia, soliditas pada Pilpres 2024 yang sukses memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden, perlu tetap dijaga.

Waketum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menambahkan, adanya peluang kerja samaGolkar dan PDIP untuk mengusung mantan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany di Pilgub Banten. Dia mengatakan, komunikasi antara kedua partai sudah berjalan baik untuk sama-sama mengusung Airin.

“Tapi, kami masih berupaya untuk mempertahankan kerja sa­ma yang telah terbangun dengan partai-partai yang ada di KIM seperti Gerindra, Demokrat, dan PAN di Pilpres 2024,” Doli dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).

Baca juga : Masyarakat Harus Aktif Sampaikan Pelaporan

Menurut Doli, sampai sekarangsemua partai dalam KIM masih sama-sama satu pemahaman untuk mempertahankan koalisi. Namun, kata Doli, bila kerja sama itu tidak bisa diteruskan lagi di Pilgub Banten, maka harus ada alternatif lain yang disiapkan oleh Golkar.

“Kami melakukan komunikasi dengan partai politik A, B, C, mereka mau, alhamdulillah. Tapi nggak mau, kita kan harus cari yang X, yang Y, yang Z, dengan misi bagaimana Bu Airin tetap jadi calon,” jelas Ketua Komisi II DPR ini.

Doli menegaskan, partainyasudah sangat serius untuk mengusung Airin. Bahkan, keinginanitu sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Meski begitu, kata dia, partainya sadar diri untuk mengusung Airin di Pilgub Banten tak bisa dilakukan secara sendiri.

“Kami harus berkoalisi denganparpol yang lain, karena jumlah kursi Golkar kurang, hanya 14 kursi,” jelasnya.

Sedangkan, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengaku tidak masalah jika Golkar dan PDIP berkoalisi di Pilgub Banten. Dia menilai, dalam kontestasi Pilkada, koal­isi parpol merupakan dinamika yang biasa.

Baca juga : PKB Ogah Bela Terdakwa

“Pilihan atau kedaulatan par­pol itu adalah hal yang biasa,” ujar Dasco dalam keterangan­nya, Jumat (2/8/2024).

Bahkan, Dasco menyambutbaik bila memang PDIP dan Partai Golkar akhirnya betul-betul berkoalisi di Pilgub Banten.

Sebagai informasi, pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah sudah mendapat dukungandari delapan parpol. Yaitu, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, PPP, PKS, PKB, dan NasDem. Akumulasi jumlah kursi delapan parpol itu di DPRD Banten se­banyak 72 atau 72 persen

Berarti, tersisa dua parpol yaitu Partai Golkar dan PDIP yang belum secara tegas akan menentukan pilihan di Pilgub Banten. Namun, partai Beringin sudah mengeluarkan surat tugas kepada Airin Rachmi Diany. PDIP juga sudah mengeluarkan surat tugas kepada Ade Sumardi. Dua partai ini juga bisa men­gusung paslon dengan bekal 28 kursi di DPRD Banten.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.