Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kalahkan Petahana, Marci Kegou Unggul Di Survei Pilkada Nabire
Senin, 5 Agustus 2024 18:17 WIB
Sebelumnya
Pengamat Politik Nasional Rikal Dikri menilai, hasil survei ini memiliki korelasi yang kuat antara tingkat elektabilitas Mesak Magai dan Marci Kegou dengan tingkat penerimaan masyarakat Nabire terhadap petahana Mesak Magai dan Marci Kegou.
Mesak Magai dengan tingkat akseptabilitas rendah hanya 49,2 persen saja walaupun tingkat popularitas di masyarakat Nabire mencapai 74,3 persem.
Baca juga : Hasil Panel Survei Indonesia, Nikson Unggul Di Pilgub Sumut 2024
Namun, lanjut Rikal, posisi Mesak Magai masih di bawah Marci Kegou di mana tingkat penerimaan Marci Kegou oleh masyarakat hingga 78,3 persen walaupun popularitasnya di angka 69,7 persen.
Sedangkan, Hugo Marinus Karubaba dengan Tingkat akseptabilitas 52,1 persen dengan popularitas 48,5 persen dan Ismail Djamaludin dengan tingkat akseptabilitas 42,2 persen dan popularitasnya 35,6 persen, dan nama lainnya memiliki tingkat akseptabilitas dan popularitasnya di bawah 30 persen.
Baca juga : Survei Charta Politika: Andi Sumangerukka Unggul Di Pilkada Sultra
"Setelah dibedah lebih jauh tingkat akseptabilitas di Kabupaten Nabire, tingkat akseptabilitas menunjukan bahwa tingkat penerimaan dan kesukaan terhadap bakal calon Bupati Nabire, Marci Kegou yang memiliki tingkat Akseptabilitas yang tinggi yakni sebanyak 78,3 persen," kata Rikal.
Menurut Rikal, hal ini dikarenakan Marci Kegou sering sekali melakukan pembelaan dan menerima masyarakat Nabire jika ada persoalan. Seperti saat ada perlakuan dugaan rasisme terhadap mahasiswa Papua di luar daerah.
Baca juga : Program Bakti BCA Umumkan 4 Sekolah Binaan Baru, dari Bengkulu Hingga Papua Barat
Selain itu, saat sempat ada kejadian sebagai bentuk dari respon orang Papua di Kota Nabire yang mendatangi Kantor DPRD Nabire untuk mendesak DPRD dan Bupati Nabire agar warga orang pendatang keluar dari Nabire.
"Marci Kegou turun menjumpai aksi mahasiswa sambil menangis mengatakan sebagai mama Papua, hatinya terpukul dan tidak menerima perlakuan tersebut," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya