Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Survei LKPI
Warga Sumut Masih Pertimbangkan Agama Dan Etnis Di Pilkada 2024
Minggu, 11 Agustus 2024 21:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) melakukan survei terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumatera Utara (Sumut) dengan dua simulasi survei yakni simulasi terbuka (top of mind) dan simulasi semi terbuka.
Simulasi top of mind adalah survei yang dilakukan tanpa menyodorkan nama-nama calon gubernur.
"Sementara, simulasi semi terbuka dilakukan dengan cara menyodorkan 3 nama calon Kepala Daerah Sumut yang namanya menguat dalam bursa calon Gubernur dan Wakil Gubernur kepada 1800 responden," kata Direktur Eksekutive LKPI Togu Lubis dalam keterangannya, Minggu (11/8/2024).
Baca juga : Survei IPS: Mantan Sekdaprov Sultra Nur Endang Abbas Melejit Di Pilkada Kolaka
Togu mengatakan, hasil survei dari LKPI mengenai tingkat pilihan publik terhadap bakal Calon Gubernur Sumatera Utara berdasarkan simulasi terbuka (top of mind) menempatkan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan pada urutan pertama dengan angka keterpilihan sebanyak 27,2 persen.
Kemudian, mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menempati urutan kedua elektabilitas tertinggi sebagai bakal Calon Gubernur (Cagub) Sumut dengan raihan sebesar 19,7 persen, urutan ketiga ada Bobby Afif Nasution Wali Kota Medan dengan 17,2 persen.
Nama lainnya, yang disebut responden sebagai Cagub Sumut pilihan elektabilitasnya di bawah 5 persen, seperti Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (Ijeck) dan nama-nama lainnya.
Baca juga : Ketum FPTI Yenny Bangga Veddriq Sumbang Emas Pertama Olimpiade 2024
Hasil dari simulasi semi terbuka dengan tiga nama bakal Cagub Sumut, pilihan responden tetap jatuh pada Nikson Nababan dengan 31,8 persen. Kemudian, Edy Rahmayadi sebesar 29,9 persen, Bobby Afif Nasution 24,6 persen, responden yang tidak memilih sebesar 13,7 persen.
Hasil survei juga mengambarkan pertimbangan responden dalam memilih bakal Cagub Sumut. Ada 79,6 persen responden memilih calon gubernur karena kesamaan agama dengan calon gubernur. Sedangkan 80,6 persen pilihan didasarkan kesamaan suku dengan calon gubernur.
Selain itu LKPI juga menemukan bahwa mayoritas pemilih sebanyak 83,7 persen responden menginginkan pemimpin yang memiliki karakter jujur, dapat dipercaya, dan anti korupsi. Serta perhatian pada rakyat sebesar 72,8 persen, berwibawa sebesar 49,7 persen, berpengalaman di pemerintahan sebesar 41,7 persen, dan taat pada agama sebesar 26,2 persen.
Baca juga : Survei PSI: Duet Muhtarom-Makmur Tertinggi Di Pilkada Pekalongan 2024
"Selain itu, responden juga ditanya apakah akan menggunakan hak pilih jika Pilkada dilaksanakan. Sebanyak 72,2 persen responden akan menggunakan hak pilih, 22,6 persen tidak akan menggunakan hak pilih, dan 5,2 persen tidak menjawab," kata Togu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya