Dark/Light Mode

Dibatalkan Oleh Partai Sendiri

Tragis, Petahana Lampung Gagal Nyagub Di Detik Akhir

Rabu, 28 Agustus 2024 07:20 WIB
Arinal Djunaidi (kiri) saat sebelumnya menerima rekomendasi dari Golkar. (Foto: Dok. Partai Golkar)
Arinal Djunaidi (kiri) saat sebelumnya menerima rekomendasi dari Golkar. (Foto: Dok. Partai Golkar)

 Sebelumnya 
Terkait potensi lawan kotak kosong di Pilgub Lampung, Mirza mengatakan, melawan kotak kosong sejatinya merupa­kan kompetisi yang melibatkan parpol juga. Sebab, kata dia, pihaknya hanya menggalang dan menerima dukungan dari para parpol tersebut.

“Pilkada ini entitasnya parpol, ketika ada keinginan berbeda, maka ada jalur-jalur untuk mem­berikan kepada masyarakat bagaimana keinginan itu mana yang lebih baik,” jelas Mirza.

Dia mengatakan, arah du­kungan pengusungan kepala daerah merupakan kewenangan dari masing-masing parpol. Namun, kata dia, pilihan parpol sebaiknya sama dengan keinginandan aspirasi masyarakat. “Itu yang akan menjadi pilihan (masyarakat),” ujarnya.

Baca juga : Jawara Jakarta Gembleng UMKM Jago Ekspor Produk

Mirza mengaku juga menjalin komunikasi dengan PDIP. Meski demikian, ia mengaku tidak tahu akan ke mana arah dukungan Partai Banteng itu.

Rencananya, Mirza akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama pasangannya pada hari terakhir pendaftaran bacagub-bacawagub pada 29 Agustus 2024. Saat pendaftaran, akan diantar langsung oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Gerindra, Ahmad Muzani.

“Sebelum mendaftar ke KPU, kami juga akan menggelar deklarasi bersama terlebih dahulu,” ucapnya.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Espanyol, Rojiblancos Nunggu Ketajaman Alvarez

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung, Ismet Roni menegaskan, sebagai kader, harus tunduk dan patuh dengan keputusan DPP Partai Golkar. Dia menegaskan, rekomendasi pasangan Cagub-Cawagub Lampung merupakan keputusan DPP Partai.

“Saya kira Pak Arinal juga su­dah legowo dan menerima, serta tidak mempermasalahkan. Beliau kader senior dan sudah sangat matang,” kata Ismet dalam keterangannya, Selasa (27/8/2024).

Ismet menegaskan, Golkar Lampung tetap solid dan tidak ada perpecahan usai DPP men­dukung pasangan Bacagub-Bacawagub dari partai lain. Kata dia, walaupun ada satu dua orang yang tidak menerima keputusan DPP, menjadi maklum saja.

Baca juga : Tennis US Open 2024, Gauff Pulangkan Gracheva

“Namanya organisasi. Tapi, secara garis besar tidak ada ketegangan usai rekomendasi keluar,” pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 28 Agustus 2024 dengan judul Dibatalkan Oleh Partai Sendiri, Tragis, Petahana Lampung Gagal Nyagub Di Detik Akhir

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.