Dark/Light Mode

Visi-Misi Rano Dinilai Realistis, Bisa Dieksekusi dengan Dukungan APBD Jakarta

Senin, 7 Oktober 2024 15:15 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Para pasangan calon peserta Pilkada Jakarta sudah memasuki masa debat. Dalam sesi debat tersebut, para paslon telah menyampaikan visi misi dan program.

Salah satunya, calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 di Pilkada Jakarta 2024 Pramono Anung dan Rano Karno, yang berkomitmen membuka lebih banyak peluang kerja serta memastikan semua kebutuhan warga Jakarta menjadi lebih mudah dan cepat.

Rano atau yang akrab disapa bang Doel, meminta Gen Z dan milenial tidak perlu khawatir karena mereka akan membuka lebih banyak peluang kerja dan pelatihan bersertifikat, keterampilan berbicara (public speaking) dan literasi finansial, termasuk akan memperbanyak balai latihan kerja di tiap kecamatan.

Juga, akan membuka selebar-lebarnya ruang kreativitas untuk mengembangkan bakat serta memastikan adanya layanan kesehatan mental yang bersahabat.

Menariknya, paslon seperti Rano Karno memiliki program untuk melindungi generasi Z milenial yang menjadi korban PHK di tengah pelemahan ekonomi.

Baca juga : Makin Mudah Dan Hemat, Belanja Di Indomaret Dengan Indodana PayLater

Menilik hal tersebut, pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan bahwa apa yang menjadi visi misi program Paslon Pramono Anung dan Rano Karno sangat menarik disimak.

Pasalnya, visi misi yang disampaikan Rano Karno sangat tepat bila terealisasi nanti.

"Kalau kita bicara soal DKI, tentu banyak dengan berbagai persoalan. Terutama soal pengangguran, nah gagasan yang disampaikan Rano sangat tepat, terutama untuk mengurangi pengangguran di Jakarta," kata Karyono Wibowo ketika dihubungi wartawan, Senin (7/10/2024).

Ditambah, dengan program perlindungan bagi Gen Z, juga mengusahakan agar pelamar kerja yang selalu dibatasi secara usia, dinilai sangat tepat.

Apalagi jika dibekali dengan kemampuan skill dan pelatihan kerja. Karena itu, program Rano jika nanti diterapkan, hanya tinggal dibahas komprehensif dan diatur dengan kajian secara menyeluruh. Karena, dari sisi anggaran sangat memungkinkan untuk terealisasi.

Baca juga : Pionir Digitalisasi Aksesi OECD, Indonesia Luncurkan INA OECD Untuk Tingkatkan Transparansi

"Ini menarik, karena selama ini kita tahu, usia menjadi salah satu ganjalan, padahal satu sisi mereka (masyarakat) perlu mendapatkan pekerjaan," kata dia.

Sementara mengenai postur anggaran untuk menyelamatkan warga dari PHK, Karyono merasa APBD DKI bisa menopang dan menyelamatkan Gen Z dari pengangguran.

"Kalau dilihat kan dari postur anggaran besar. Anggaran bisa menopang itu. Itu realistis ya, karena postur anggaran sebesar Rp 83,78 triliun, sudah jelas," beber dia.

Nah, yang justru ditunggu selama ini adalah goodwillnya dari visi misi setiap calon peserta Pilkada. Dan dia merasa, Rano Karno mampu dalam mengentaskan masalah di DKI.

"Nah, bagaimana ini harus terealisasi, maka jawabanya harus diprioritaskan. Jangan hanya jargon," jelas dia.

Baca juga : Pram Tegaskan Tidak Bisa Diintervensi: Naga Saya Adalah Rakyat

Diketahui, Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, pada Februari 2024, jumlah warga yang menganggur di Jakarta mencapai 283 ribu orang.

Dari sisi anggaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta untuk tahun 2024 sebesar Rp 83,78 triliun.

Sementara sektor Sosial dan Ketenagakerjaan, mendapat porsi sebesar Rp 7 triliun dialokasikan untuk program bantuan sosial, pengentasan kemiskinan, serta pelatihan kerja bagi masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.